
Flayer Pemberitahuan Penutupan Sementara Objek Wisata Batu Dinding.(Dok. Dinas Pariwisata Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Keselamatan pengunjung menjadi perhatian Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan objek wisata Batu Dinding, Kecamatan Samboja. Untuk mengantisipasi risiko, kawasan wisata tersebut resmi ditutup sementara sejak 18 Oktober 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.
Penutupan ini sekaligus menjadi imbauan bagi masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas kunjungan ke kawasan Batu Dinding sampai kondisi dinyatakan aman dan terdapat pemberitahuan resmi mengenai pembukaan kembali.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan pihaknya telah mengingatkan pengelola dan pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya akibat kebakaran tersebut.
“Dari Dinas Pariwisata, kami memberikan imbauan kepada pengunjung agar lebih berhati-hati dan waspada,” ujarnya Jumat (6/11/2026).
Menurut Awang, Dispar Kukar berperan dalam memberikan edukasi dan imbauan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tidak mengabaikan aspek keselamatan ketika berada di kawasan wisata.
Adapun penanganan kebakaran secara teknis menjadi tanggung jawab instansi yang memiliki kewenangan, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Ia menjelaskan, kawasan Batu Dinding masuk dalam wilayah penanganan Dinas Pemadam Kebakaran. Karena itu, proses pemadaman dan penanganan langsung dilakukan oleh instansi tersebut sesuai tugas dan fungsinya.
Dispar Kukar juga meminta masyarakat untuk menghormati kebijakan penutupan sementara demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Wisatawan diharapkan tidak memaksakan diri berkunjung sebelum ada informasi resmi.
Adapun perkembangan kondisi kawasan dan informasi pembukaan kembali objek wisata Batu Dinding akan diumumkan melalui kanal media sosial resmi. Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Kukar. (Adv/Dri)