• Jum'at, 06 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif melalui program stimulus komunitas kreatif yang menjadi bagian dari Misi Kedua Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Melalui program ini, komunitas ekonomi kreatif berpeluang memperoleh dukungan anggaran hingga Rp100 juta untuk mengembangkan kegiatan dan potensi usaha mereka.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan dukungan pemerintah terhadap komunitas kreatif tidak selalu harus diberikan dalam bentuk uang tunai. Bantuan juga dapat berupa pengadaan peralatan maupun fasilitas yang mampu mendorong aktivitas produktif dan menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, sejumlah bantuan yang telah diberikan sebelumnya mulai menunjukkan manfaat. Di antaranya mesin percetakan yang dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, perangkat sound system di Kecamatan Loa Janan yang dapat disewakan oleh kelompok masyarakat untuk menambah pendapatan, serta mesin pembuat es batu di wilayah Seberang yang kini mulai beroperasi.

“Harapannya, fasilitas seperti ini bisa dimiliki oleh seluruh kecamatan. Namun, saat ini baru sekitar empat atau lima kecamatan yang memilikinya. Ke depan, akan kita upayakan agar kecamatan lainnya juga mendapatkan dukungan serupa,” ujar Rendi belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Zikri Umulda, menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan kajian untuk menentukan mekanisme pemberian stimulus kepada komunitas ekonomi kreatif. Penyalurannya akan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari kurasi, pemeriksaan proposal dan kebutuhan, hingga penyaluran bantuan.

Ia menyebutkan, bantuan direncanakan diberikan dalam bentuk uang agar penggunaannya lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing komunitas. Meski demikian, setiap penerima tetap diwajibkan memenuhi ketentuan pertanggungjawaban serta menyampaikan perkembangan kegiatan secara berkala.

“Angka Rp100 juta itu merupakan batas maksimal anggaran per komunitas, bukan berarti setiap komunitas harus menerima sebesar itu. Besarannya akan disesuaikan dengan hasil kurasi, kebutuhan, serta kelayakan proposal yang diajukan,” jelas Zikri.

Dalam proses kurasi, Dispar Kukar juga akan mempertimbangkan rekam jejak dan dampak kegiatan komunitas. Pemerintah ingin memastikan bahwa penerima stimulus benar-benar memiliki aktivitas dan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif, bukan sekadar komunitas yang baru terbentuk tanpa kegiatan yang jelas.

Untuk mendukung pelaksanaan program pada 2027, Dispar Kukar saat ini tengah menyusun standar operasional prosedur (SOP), petunjuk teknis, dan petunjuk pelaksanaan. Sejumlah proposal bahkan mulai diterima, dengan mayoritas pengajuan berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan atau event. Selain itu, terdapat pula proposal untuk pengembangan produk, termasuk kebutuhan peralatan dan perlengkapan produksi.

Di sisi lain, dukungan terhadap pelaku seni pertunjukan juga terus diberikan melalui skema insentif. Untuk kelompok tari, besaran insentif yang sebelumnya sekitar Rp1,5 juta kini meningkat menjadi Rp2 juta hingga Rp2,5 juta. Sementara kelompok kesenian seperti jaranan dapat memperoleh insentif hingga Rp5 juta.

Zikri menambahkan, hingga saat ini total anggaran yang telah disalurkan kepada berbagai komunitas mencapai sekitar Rp330 juta hingga Rp340 juta. Skema dukungan tersebut telah berjalan sejak dirinya mulai menjabat pada 23 Juli 2026 dan dinilai cukup membantu komunitas dalam menjalankan serta mengembangkan aktivitas kreatif.

Melalui penguatan stimulus tersebut, Pemkab Kukar berharap komunitas ekonomi kreatif tidak hanya berkembang dari sisi kreativitas, tetapi juga mampu menciptakan kegiatan produktif, menghasilkan nilai tambah, dan membuka peluang pendapatan bagi masyarakat. Program ini sekaligus menjadi upaya memperluas ekosistem ekonomi kreatif hingga ke seluruh kecamatan di Kukar. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top