• Kamis, 05 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Kantor Dinas Sosial Kukar.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Bantuan Pangan bagi kelompok rentan. Program yang menjadi bagian dari Misi 1 Kukar Idaman Terbaik tersebut menyasar warga lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan anak terlantar dari keluarga prasejahtera.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Rinda Desianti, mengatakan program bantuan pangan tersebut pada 2026 menyasar sebanyak 600 penerima manfaat yang tersebar di sejumlah wilayah di Kukar.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Dari rencana awal enam kali penyaluran dalam setahun, akibat penyesuaian anggaran, pelaksanaannya dilakukan sebanyak empat tahap. Meski demikian, total bantuan yang diberikan tetap diperhitungkan untuk memenuhi kebutuhan selama 12 bulan.

“Untuk tahap terakhir, insyaallah akan kami salurkan pada November ini. Jadi, masih ada satu tahap lagi yang akan dilaksanakan,” ujarnya Selasa (3/11/2026).

Bantuan pangan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, telur ayam, minyak goreng, susu, sarden, kecap, serta bahan pangan lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan.

Dalam menentukan penerima manfaat, Dinsos Kukar menerapkan skala prioritas dengan mengacu pada kelompok masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4. Selain itu, pendataan juga dilakukan untuk memastikan penerima tidak mendapatkan bantuan sejenis dari program lain sehingga tidak terjadi tumpang tindih penerimaan bantuan.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Penanganan Warga Negara Migran Korban Tindak Kekerasan Dinsos Kukar, Sunarko, menjelaskan bahwa 600 penerima bantuan tersebut merupakan masyarakat yang tinggal di lingkungan masing-masing, bukan penghuni rumah singgah atau shelter milik Dinsos di kawasan Bukit Biru.

“Kalau yang berada di Bukit Biru itu merupakan warga yang kami tampung di rumah singgah, dengan kapasitas sekitar 10 orang. Jadi, 600 penerima bantuan pangan ini murni masyarakat yang berada di lingkungan tempat tinggalnya,” jelas Sunarko.

Melalui berbagai program dan pelayanan tersebut, Pemkab Kukar berkomitmen memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat rentan. Upaya ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera di Kukar.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menambahkan bahwa melalui Pogram Etam Sejahtera, Pemkab Kukar ingin memastikan kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tetap mendapatkan perhatian melalui intervensi bantuan sosial.

"Tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat prasejahtera," pungkasnya. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top