
Kontingen Cabor Gulat Kukar yang akan bertanding di Porprov Kaltim di Paser 14-27 November 2026, Jumat (30/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Komitmen Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, untuk mempertahankan bonus atlet minimal setara dengan Porprov sebelumnya, menjadi suntikan semangat bagi kontingen Kukar yang akan berlaga di 5 ajang olahraga, diantaranya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (Bapor Korpri) IV, Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) II, serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV.
Hal ini disampaikan pada saat pelepasan kontingen Kukar di Arbiz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026).
Para atlet tampak bersemangat setelah Bupati menegaskan bonus tidak akan menjadi penghalang bagi atlet untuk meraih prestasi, meskipun daerah tengah menghadapi kondisi keuangan yang terbatas.
Ia menyampaikan bonus bukan satu-satunya motivasi atlet.
Namun, pemerintah daerah berkomitmen memberikan penghargaan yang layak atas perjuangan dan prestasi mereka.
"Dalam kondisi keuangan daerah seperti sekarang ini, bonus yang kita berikan minimal sama dengan periode sebelumnya. Kalau ada kabupaten atau kota lain yang memberikan lebih besar, kita akan menyamakan dengan yang tertinggi," ujar Aulia.
Ia menegaskan, pernyataan tersebut sekaligus untuk menjawab kekhawatiran mengenai kemungkinan bonus atlet berkurang atau tidak diberikan.
Pemkab Kukar akan membahas lebih lanjut besaran bonus bersama para ketua cabang olahraga.
Menurutnya, kepastian mengenai bonus diharapkan membuat atlet lebih fokus mempersiapkan diri dan bertanding di ajang yang diikuti, salah satunya Porprov Kaltim 2026.
Semangat tersebut turut dirasakan cabang olahraga gulat yang akan bertanding di Porprov Kaltim di Paser.
Sekretaris Gulat Kukar, M. Juliharto mengaku senang mendengar komitmen bupati karena menjadi motivasi tambahan bagi atlet yang akan berlaga.
"Pastinya kami bahagia dan senang. Apa yang disampaikan Bupati sangat membakar semangat atlet Kukar, bukan hanya dari gulat, tetapi mungkin seluruh cabang olahraga," katanya.
Ia menyebutkan, pada Porprov sebelumnya di Berau, cabor gulat Kukar berhasil meraih 5 medali emas.
Untuk Porprov mendatang, pihaknya berharap dapat mempertahankan, bahkan melampaui capaian tersebut.
"Kami berharap bisa mempertahankan hasil di Berau, kalau bisa lebih baik. Harapannya, semua kelas yang kami ikuti bisa mendapatkan medali," tuturnya.
Kontingen gulat Kukar akan berangkat dengan kekuatan 44 personel, terdiri 34 atlet, 7 pelatih, 1 manajer, dan 2 ofisial.
Ia memastikan tidak ada pengurangan atlet karena jumlah tersebut telah disesuaikan dengan hasil babak kualifikasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dispora dan KONI Kukar yang telah membantu proses keabsahan atlet, serta berbagai persiapan keberangkatan.
Terkait bonus pada Porprov sebelumnya, ia menyebut atlet peraih medali emas menerima Rp 50 juta, perak Rp 25 juta, dan perunggu Rp 10 juta.
Karena itu, komitmen bupati untuk mempertahankan atau menyamakan bonus dengan daerah lain dinilai menjadi dorongan penting bagi para atlet.
"Dengan kondisi sekarang, kami bersyukur ada pernyataan itu. Ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh atlet. Semoga nanti ada kabar baik dan kami bisa memberikan hasil terbaik untuk Kukar," ucapnya. (*Zar)