• Selasa, 27 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Sekertaris DPMD Kukar Poino (Dok : Andri/kutairaya.com)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan realisasi anggaran program RT-Ku Terbaik pada 2026 dapat diselesaikan sebelum Desember 2026. Dari rancangan alokasi Rp150 juta per rukun tetangga (RT) per tahun, anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan tahun ini diinformasikan sebesar Rp50 juta per RT, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Poino, menjelaskan penyesuaian tersebut dilakukan menyusul kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan akibat penurunan pendapatan, baik dari Dana Bagi Hasil (DBH) maupun sumber penerimaan lainnya.

Menurutnya, program RT-Ku Terbaik merupakan bagian dari program dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang dikembangkan dari bantuan Rp50 juta per RT pada periode sebelumnya. Meski dirancang dengan alokasi hingga Rp150 juta per RT per tahun, realisasinya tetap bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah daerah.

"Pada prinsipnya, program RT-Ku Terbaik dirancang dengan alokasi Rp150 juta per RT per tahun. Namun, realisasinya menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah," jelas Poino Senin (26/10/2026).

Ia menyebutkan, sebagian anggaran untuk kebutuhan operasional dan insentif ketua RT beserta pengurus lainnya telah disalurkan. Realisasi tersebut setidaknya telah mencakup pembayaran hingga September, sementara beberapa RT bahkan telah menerima pembayaran hingga Oktober.

Penyaluran anggaran berikutnya akan memperhitungkan dana yang sudah diterima masing-masing RT. Dengan demikian, sisa anggaran dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan insentif maupun belanja prioritas lainnya sesuai ketentuan program.

"Misalnya, dari alokasi Rp50 juta sudah tersalurkan Rp20 juta, berarti masih ada Rp30 juta yang dapat disalurkan untuk insentif dan belanja prioritas lainnya," ujarnya.

Poino menerangkan, mekanisme penyaluran dilakukan melalui kecamatan. Sebelum anggaran direalisasikan, setiap RT perlu menyiapkan dokumen administrasi yang selanjutnya diverifikasi secara berjenjang oleh pemerintah desa atau kelurahan dan kecamatan.

Karena itu, kecepatan realisasi tidak hanya bergantung pada kesiapan anggaran dari pemerintah kabupaten, tetapi juga kelengkapan administrasi di setiap wilayah.

Poino berharap penyaluran dapat berlangsung serentak. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan kesiapan masing-masing RT serta proses verifikasi dari pemerintah desa atau kelurahan dan kecamatan.

Pendamping desa dan pendamping kecamatan juga diharapkan membantu pengurus RT dalam melengkapi dokumen yang dibutuhkan agar proses penyaluran tidak mengalami kendala.

"Targetnya, sebelum Desember atau sebelum akhir tahun, anggaran tersebut sudah direalisasikan,"tegasnya.

Melalui percepatan realisasi ini, Pemkab Kukar berharap dukungan anggaran untuk RT dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan prioritas masyarakat. Program RT-Ku Terbaik diharapkan tetap mendukung kegiatan kemasyarakatan, operasional pengurus RT, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan lingkungan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Realisasi anggaran yang tepat waktu dan sesuai prosedur menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat RT.

Sementara itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, sebelumnya menyampaikan bahwa regulasi yang menjadi landasan pelaksanaan program telah diselesaikan. Tahap berikutnya adalah menyesuaikan pembiayaan dengan target capaian dan kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Menurut Aulia, penggunaan anggaran harus mengutamakan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar tingkat realisasi. Karena itu, setiap kegiatan perlu direncanakan berdasarkan kebutuhan yang jelas agar dana yang tersedia dapat memberikan dampak nyata.

Melalui program RT-Ku Terbaik, Pemkab Kukar berharap pembangunan di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran. Penyesuaian pembiayaan diharapkan tetap menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan kebutuhan prioritas masyarakat memperoleh perhatian.

"Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Misi I Kukar Idaman Terbaik, yakni pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial," pungkasnya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top