• Sabtu, 24 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pemain Ps Pemuda Tenggarong, Kamis (22/10/2026), (foto:Ps Pemuda Tenggarong)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Langkah PS Pemuda Tenggarong menuju final Soeratin U13 terhenti setelah harus mengakui keunggulan Persebaya U13 dengan skor 7-1 pada laga semifinal, Kamis (22/10/2026).

Meskipun gagal melaju ke partai puncak, PS Pemuda Tenggarong tetap mencatatkan pencapaian penting dengan berhasil menembus 4 besar kompetisi tersebut.

Kini, tim asal Tenggarong itu masih memiliki kesempatan untuk menutup perjuangan dengan meraih posisi ketiga.

Ketua Umum PS Pemuda Tenggarong, Aripin Noor mengatakan, timnya sempat mampu mengimbangi permainan Persebaya pada babak pertama.

Bahkan, PS Pemuda sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sebelum akhirnya tertinggal 2-1 hingga turun minum.

"Di babak pertama tadi sempat kita menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah itu sampai babak pertama selesai 2-1. Sebenarnya di babak pertama kita masih ada chance untuk mengimbangi permainan kolektivitas yang dilakukan Persebaya," ujar Aripin kepada KutaiRaya.com, Jumat (23/10/2026).

Namun memasuki pertandingan berikutnya, Persebaya mampu bermain lebih efektif sehingga PS Pemuda kesulitan mengembangkan permainan.

Pertandingan semifinal tersebut akhirnya berakhir dengan kemenangan telak Persebaya U13, dengan skor 7-1.

Ia mengaku Persebaya tampil lebih efektif dibandingkan ketika kedua tim tampil pada fase grup.

Meskipun demikian, ia meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan dan segera menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi.

Menurutnya, perjalanan PS Pemuda Tenggarong hingga berhasil masuk semifinal sudah menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.

Terlebih, tim tersebut harus bersaing dengan sejumlah tim yang memiliki nama besar dalam kompetisi usia muda.

"Ini sudah menjadi pencapaian terbaik kita, sudah masuk 4 besar. Kita masih bisa berjuang lagi karena pertandingan untuk juara tiga dan empat akan dilaksanakan Sabtu," tuturnya.

Pada perebutan posisi ketiga, PS Pemuda Tenggarong akan kembali menghadapi PS Freeport Indonesia dari Papua Tengah.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi PS Pemuda untuk membalas kekalahan di semifinal dan mengakhiri kompetisi dengan hasil positif.

PS Pemuda Tenggarong sebelumnya berhasil mengalahkan PS Freeport Indonesia asal Papua Tengah dengan skor 2-1 pada fase grup.

Ia meminta seluruh pemain dan jajaran pelatih tetap menjaga semangat menghadapi laga perebutan juara ketiga.

Ia juga mengapresiasi kerja keras head coach Nur Alam, manajer Rudi Gunawan, seluruh ofisial, pengurus, pembina, hingga para donatur yang telah mendukung perjalanan tim.

"Harapan saya untuk seluruh pemain dan jajaran pelatih, kita harus tetap semangat menatap pertandingan selanjutnya. Pertandingan ini sudah selesai, banyak evaluasi yang harus kita lakukan," katanya.

Ia menilai kekalahan dari Persebaya harus menjadi pengalaman berharga bagi para pemain yang masih berada di kelompok usia U13.

Menurutnya, perjalanan mereka sebagai pesepak bola masih sangat panjang sehingga hasil satu pertandingan tidak boleh mematahkan semangat.

"Anak-anak ini masih U-13. Perjalanan mereka masih panjang untuk menjadi pemain yang bagus. Jangan putus asa. Kita tetap semangat untuk pertandingan berikutnya dan merebut juara 3," tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian PS Pemuda Tenggarong yang mampu masuk jajaran 4 besar.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi pengalaman penting bagi para pemain untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.

Ia menyebutkan, PS Pemuda harus bersaing dengan tim-tim yang sudah memiliki pengalaman dan nama besar di kompetisi usia muda, seperti Asiop, Persebaya, dan PS Freeport Indonesia.

"Kita masuk dalam jajaran itu, kita patut bersyukur. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, ofisial, pengurus, pembina , dan seluruh donatur," ujarnya

Kini, PS Pemuda Tenggarong akan kembali fokus mempersiapkan diri menghadapi laga perebutan juara ketiga pada Sabtu (24/10/2026).

Ia berharap dukungan masyarakat tetap diberikan agar para pemain mampu bangkit dan memberikan penampilan terbaik.

"Masih ada kesempatan untuk memperebutkan juara tiga. Mohon doa dan dukungannya. Pokoknya semangat, karena mereka ini masih dalam proses transisi dan perjalanan karier mereka masih panjang," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Binpres Dispora Kukar, Rita Agustina mengapresiasi perjuangan PS Pemuda Tenggarong yang berhasil menembus babak semifinal Soeratin U13.

Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan pembinaan sepak bola usia dini di Kukar memiliki potensi untuk terus berkembang.

Kekalahan dari Persebaya U13 tidak menghapus kerja keras para pemain sejak awal kompetisi.

Ia berharap para pemain dapat menjadikan pertandingan semifinal sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi tim-tim yang memiliki pengalaman dan kualitas permainan yang baik.

"Anak-anak sudah berjuang dan bisa sampai 4 besar. Ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka. Jangan melihat hasil pertandingan terakhir saja, tetapi bagaimana proses dan perjuangan mereka sampai sejauh ini," katanya.

Ia juga meminta para pemain tetap menjaga semangat dan sportivitas untuk menghadapi laga perebutan juara ketiga.

Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi PS Pemuda Tenggarong untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Soeratin U13 dapat menjadi bekal bagi para pemain untuk terus berkembang dan mengikuti jenjang kompetisi berikutnya.

"Usia mereka masih sangat muda, sehingga perjalanan untuk berkembang masih panjang. Yang terpenting mereka tetap semangat, terus berlatih dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk menjadi pemain yang lebih baik," ucapnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top