
Kontingen Percasi Kaltim untuk hadapi Kejurnasi ke 51 di Kota Serang, Jumat (23/10/2026).(Foto: Dok. Percasi Kaltim)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur bersiap membawa nama daerah di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 yang akan berlangsung di Kota Serang, Banten, 23-29 Oktober 2026.
Sejumlah atlet dari berbagai kabupaten kota akan ambil bagian dalam ajang tersebut.
Kejurnas Catur ke-51 dijadwalkan berlangsung di Auditorium Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMHB) Kota Serang.
Persiapan kontingen Kaltim telah dilakukan, salah satunya melalui pemusatan latihan atau training camp (TC) selama 5 hari.
Sekretaris Percasi Kaltim, Abdul Hasan mengatakan, kontingen Kaltim yang diberangkatkan untuk mengikuti kejurnas berjumlah 28 orang.
Mereka terdiri dari atlet putra dan putri yang akan turun di sejumlah kelas senior maupun junior.
"Yang jelas, sebelum melaksanakan kami sudah melaksanakan TC selama 5 hari," ujar Hasan kepada KutaiRaya.com, Jumat (23/10/2026).
Untuk kategori senior, Kaltim mengirimkan 5 atlet yang terdiri dari 3 putra dan 2 putri.
Sedangkan pada kategori junior, ada 7 kelompok kelas berdasarkan kelompok umur, mulai dari kelompok A hingga G.
Ia menjelaskan, para atlet yang memperkuat Kaltim berasal dari sejumlah kabupaten kota.
Mereka terpilih berdasarkan hasil seleksi melalui Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang sebelumnya digelar.
"Jadi lumayan tersebar untuk seluruh Kaltim ada perwakilan, meskipun tidak semua kabupaten karena memang ada yang tidak lolos," ujarnya.
Selain atlet yang lolos dan mendapatkan pembiayaan, adapula atlet lain yang tetap mengikuti kejurnas dengan biaya mandiri.
Kesempatan ini diberikan kepada atlet yang sebelumnya mengikuti Kejurprov, tetapi belum masuk sebagai atlet yang dibiayai kontingen.
Ia mengemukakan, atlet yang mendapatkan pembiayaan merupakan peraih juara pertama dari masing-masing kelas waktu Kejurprov Kaltim.
Sementara atlet lainnya tetap dapat berpartisipasi dengan pembiayaan dari keluarga atau pihak masing-masing sesuai ketentuan PB Percasi.
Dengan komposisi tersebut, Kaltim akan menurunkan 28 orang dalam Kejurnas Catur ke-51.
Kontingen diharapkan mampu mempertahankan capaian pada kejuaraan sebelumnya, sekaligus meningkatkan perolehan medali.
Pada Kejurnas 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat, Percasi Kaltim berhasil masuk 5 besar dengan raihan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Selain medali, sejumlah atlet Kaltim juga berhasil memperoleh gelar Master Nasional.
"Target pertama kita mempertahankan peringkat 5 besar seperti Kejurnas 2025 di Mamuju. Target utama kita ingin menambah medali. Kalau bisa masuk 3 besar," katanya.
Ia berharap sejumlah atlet yang akan bertanding tahun ini dapat memberikan hasil lebih baik.
Potensi atlet catur di Kaltim dinilai cukup besar, melihat antusiasme dan jumlah atlet yang terus berkembang.
"Alhamdulillah, antusiasnya juga lumayan banyak. Mudah-mudahan ke depan bisa bertambah lagi dan membawa nama Kaltim di kancah nasional," ujarnya.
Ia berpesan kepada seluruh atlet agar menjaga kondisi sebelum dan selama pertandingan.
Selain menjaga kebugaran dan konsentrasi, para atlet diminta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
"Untuk para atlet, saya berharap tetap menjaga kondisi, menjaga sportivitas dan lebih konsentrasi lagi dalam bertanding nanti," katanya.
Ia juga meminta dukungan masyarakat Kaltim agar para atlet dapat tampil maksimal dan mencapai target yang telah ditetapkan.
"Kami berharap mohon doa dan dukungannya, semoga bisa meraih target yang kita inginkan bersama," tuturnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltim atas dukungan yang diberikan kepada Percasi, baik berupa dukungan material maupun moral melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim. (*Zar)