
Wakapolresta Samarinda, AKBP Anib Basrian, S.I.K., M.H. Jumat (23/10/2026).(Foto: Dok. Humas Polresta Samarinda)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi langsung bersama warga.
Pendekatan ini dilakukan Polresta Samarinda melalui kegiatan Jumat Keliling yang dipimpin Wakapolresta Samarinda, AKBP Anib Bastian di Masjid Darul Nikmah, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui pertemuan di lingkungan tempat ibadah, kepolisian berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Pada kesempatan itu, AKBP Anib Bastian mengajak jamaah untuk menjadikan keamanan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif tidak dapat diwujudkan hanya dengan mengandalkan kehadiran aparat kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami membutuhkan dukungan masyarakat agar situasi di Samarinda tetap aman dan kondusif. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing,” ujar Anib.
Melalui program Jumat Keliling, jajaran Polresta Samarinda berupaya membuka ruang komunikasi dengan masyarakat secara langsung.
Kedekatan ini diharapkan dapat mempermudah penyampaian informasi, membangun kepercayaan, serta memperkuat kerja sama dalam mencegah potensi gangguan keamanan.
Wakapolresta juga mengingatkan masyarakat agar tidak bersikap acuh terhadap kondisi di sekitarnya.
Kepedulian terhadap lingkungan, komunikasi antarwarga, serta kesediaan melaporkan kejadian yang mencurigakan merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana yang tertib.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan. Informasi dari warga sangat membantu kami dalam melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sejak dini dapat membantu mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Sehingga sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan warga perlu terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka.
Selain membahas keamanan lingkungan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Anib mengimbau warga untuk tidak langsung mempercayai kabar yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, bahkan memicu konflik di tengah masyarakat.
“Sebelum membagikan informasi kepada orang lain, pastikan terlebih dahulu sumbernya dan periksa apakah kabar tersebut benar atau hanya hoaks,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Menurutnya, kebiasaan memeriksa informasi sebelum menyebarkannya merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga ketenangan dan keharmonisan di lingkungan masyarakat.
“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru membuat masyarakat resah. Kalau kita lebih teliti dan tidak terburu-buru menyebarkan kabar, kita ikut membantu menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Untuk memudahkan masyarakat memperoleh bantuan kepolisian, Polresta Samarinda turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110.
Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis ketika membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas.
Masyarakat diimbau memanfaatkan saluran tersebut untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan sesuai kebutuhan.
Informasi yang disampaikan diharapkan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan agar petugas lebih mudah menindaklanjuti laporan.
“Masyarakat bisa menghubungi Call Center 110. Jangan ragu melapor, karena keselamatan dan keamanan warga menjadi perhatian bersama,” ucapnya. (Abi)