• Minggu, 01 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Foto bersama usai pelantikan IKA PMII Kukar, Rabu (21/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) membuka ruang kolaborasi dengan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kukar untuk bersama-sama mendorong pembangunan daerah yang lebih baik dan dirasakan masyarakat.
‎
‎Hal ini disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kukar, Muhammad Taufik Hidayat, saat menghadiri pelantikan pengurus IKA PMII Kukar periode 2026-2031 di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Rabu (21/10/2026).
‎
‎Ia mengatakan, keberadaan IKA PMII memiliki nilai strategis bagi daerah.

Para alumni PMII dinilai memiliki pengalaman, pemikiran kritis, serta potensi yang dapat ikut memberikan kontribusi dalam pembangunan Kukar.
‎
‎"Harapan kita kepada pengurus yang sudah dilantik ini mudah-mudahan bisa menjalankan amanah dan bisa bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk membangun Kukar secara berkelanjutan dan mencapai masyarakat yang adil serta merata kesejahteraannya," ujar Taufik kepada KutaiRaya.com.
‎
‎Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan para alumni mahasiswa.

Sikap kritis yang menjadi bagian dari karakter PMII diharapkan tetap dipertahankan.
‎
‎Namun, kritik tersebut diharapkan disampaikan secara konstruktif sehingga dapat menjadi bahan evaluasi, sekaligus membantu pemerintah menemukan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.
‎
‎"Karena ini berkaitan dengan pengurusan PMII ke depan yang punya nilai strategis dan historis. Mereka ini orang-orang yang kritis. Dengan kekritisan ini jangan sampai hilang, tetapi mengkritisi dalam rangka membangun secara konstruktif. Saran dan masukan memang sangat diperlukan pemerintah daerah," tuturnya.
‎
‎Sementara itu, Ketua IKA PMII Kukar, Al Hifni mengatakan, sebanyak 60 pengurus harian dilantik dalam kegiatan tersebut.

Jumlah itu belum termasuk Dewan Pakar dan Dewan Pertimbangan.
‎
‎Seluruh pengurus yang dilantik merupakan kader atau alumni yang berasal dari Kukar.

Kepengurusan tersebut merupakan hasil musyawarah kelima IKA PMII Kukar.
‎
‎Ia menyebutkan, IKA PMII Kukar telah mulai mengambil sejumlah langkah sebelum pelantikan, terutama dalam melihat kondisi daerah saat ini.

Salah satu perhatian utama adalah kondisi fiskal daerah.
‎
‎Menurutnya, IKA PMII Kukar akan terus mengawal proses pembangunan agar kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
‎
‎"Kita akan tetap kritis memantau proses pembangunan di Kutai Kartanegara agar pembangunan itu bisa termanfaatkan dengan baik dan dirasakan dengan baik oleh masyarakat Kukar," katanya.
‎
‎Ia menegaskan, sikap kritis yang dibangun IKA PMII bukan sekadar memberikan kritik, tetapi diarahkan menjadi masukan yang menghasilkan perubahan dan solusi.
‎
‎IKA PMII Kukar juga memiliki potensi alumni yang tersebar di berbagai bidang dan profesi.

Potensi tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah.
‎
‎"Kita akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendukung program-program yang dilaksanakan, termasuk program Kukar Idaman Terbaik dan berbagai dedikasinya," ujarnya.
‎
‎Pemkab Kukar berharap kolaborasi bersama IKA PMII dapat terus berkembang.

Pemerintah juga membuka ruang bagi berbagai gagasan, kritik dan solusi dari masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top