• Rabu, 21 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



‎Kabid Sumber Daya Air PU Kukar, Awang Agus Syahbani, Jumat (16/10/2026).(Foto: KutaiRaya.com)‎

‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak memperbaiki turap yang amblas di sisi ujung Taman Musik Tenggarong, tepatnya di depan kantor Telkomsel, Jalan S Parman, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
‎
‎Perbaikan tersebut ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026 agar kondisi struktur kembali baik dan kawasan tersebut dapat tetap dimanfaatkan dengan aman oleh masyarakat.
‎
‎Hal ini disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kukar, Awang Agus Syahbani, Jumat (16/10/2026).
‎
‎Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan penanganan terhadap kerusakan tersebut.
‎
‎Pekerjaan di turap Taman Musik tersebut terus berjalan dengan harapan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
‎
‎"Teman-teman saat ini sedang melaksanakan perbaikan dan insyaallah dalam akhir bulan Oktober perbaikan tersebut selesai," ujar Awang Agus kepada KutaiRaya.com.
‎
‎Ia menjelaskan, kerusakan turap diduga berkaitan dengan perubahan kondisi tanah akibat cuaca kering kemarau.

Saat tanah mengalami kekeringan, permukaannya dapat retak dan berpotensi memengaruhi kestabilan struktur di sekitarnya.
‎
‎Menurutnya, kondisi tanah di sejumlah wilayah Kukar memang memiliki potensi mengalami pergeseran.

Ketika tanah mengering dan mengalami retakan, kekuatannya dapat berubah sehingga berisiko menimbulkan kerusakan pada bangunan atau struktur penahan tanah.
‎
‎Pihaknya juga mencermati bahwa persoalan serupa tidak hanya terjadi di turap Taman Musik Tenggarong.
‎
‎Kerusakan dengan kondisi yang berkaitan dengan pergerakan tanah juga terjadi di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.
‎
‎"Kontur tanah kita memang berpotensi bergeser, ini dampak dari cuaca kering sehingga menjadi lebih gembur. Kalau kondisi air normal, sebelumnya tidak ada masalah, sama seperti amblasnya jalan di Dusun Margasari, Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu," ucapnya.
‎
‎Ia menerangkan, kerusakan pada bagian bawah turap dapat mengurangi kekuatan struktur yang berada di atasnya.

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan bagian turap kehilangan kestabilan hingga mengalami amblas.
‎
‎Sehingga perbaikan dilakukan untuk menangani kerusakan, sekaligus mengembalikan kondisi struktur agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Penanganan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga infrastruktur yang digunakan masyarakat.
‎
‎Dinas PU Kukar menargetkan pekerjaan selesai pada akhir Oktober 2026.

Namun, kelancaran proses pengerjaan juga diharapkan didukung kondisi cuaca yang memungkinkan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
‎
‎Selain itu, pihak kontraktor tetap diminta bertanggung jawab terhadap pekerjaan perbaikan tersebut.

Penanganan yang dilakukan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan hasil yang baik.
‎
‎"Insyaallah, mudah-mudahan kondisi mendukung sehingga perbaikan bisa diselesaikan. Pihak kontraktor juga tetap bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut," tuturnya. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top