• Selasa, 20 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Foto bersama Gubernur Kaltim, Rudy Masud bersama PGRI Kaltim, Selasa (20/10/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya agar meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi tenaga pendidik. Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pun diminta lebih aktif menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi guru agar dapat segera ditindaklanjuti pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, saat menerima kunjungan jajaran pengurus PGRI Kaltim yang dipimpin Prof Dr Yonathan Palinggi di Ruang Kerja Gubernur, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa (20/10/2026).

Pada pertemuan itu, Rudy menegaskan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fasilitas sekolah, tetapi juga peningkatan kesejahteraan serta kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas generasi masa depan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

"Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen memberikan perhatian besar kepada para guru, termasuk dari sisi kesejahteraan. Salah satu bentuknya melalui pemberian insentif bagi guru, mulai jenjang PAUD hingga sekolah menengah," ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan pemberian insentif merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung tenaga pendidik agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

Selain kesejahteraan, Pemprov Kaltim juga berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan kompetensi guru agar menghadapi perkembangan dan tantangan dunia pendidikan.

Ia menilai, keberadaan PGRI sangat penting sebagai wadah komunikasi antara tenaga pendidik dan pemerintah daerah.

Melalui organisasi tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi pendidikan, kebutuhan guru, hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas.

Karena itu, ia meminta jajaran PGRI Kaltim tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun keluhan para anggotanya.

"Kalau ada persoalan atau keluhan yang dihadapi guru, segera sampaikan kepada pemerintah. Dengan begitu, kami bisa melakukan evaluasi dan mengambil langkah tindak lanjut secepat mungkin," tegasnya.

Ia berharap, komunikasi yang terbangun antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru dapat menghasilkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan tenaga pendidik.

Ia juga menekankan, pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung agar para guru tetap memiliki semangat dalam mendidik dan membentuk karakter peserta didik.

"Guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Karena itu, kesejahteraan dan kebutuhan mereka harus menjadi perhatian agar dapat menjalankan tugas pendidikan dengan baik," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyatakan dukungan terhadap sejumlah agenda yang akan dilaksanakan PGRI Kaltim pada waktu dekat.

Beberapa kegiatan yang disampaikan meliputi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), Seminar Nasional, serta pengukuhan Bunda Guru.

Ia menyatakan, Pemprov Kaltim siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi profesi pada pengembangan pendidikan di daerah.

Sementara itu, Ketua PGRI Kaltim, Prof Dr Yonathan Palinggi, menjelaskan, kunjungan pengurus PGRI bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah rencana program organisasi kepada pemerintah provinsi.

Ia mengapresiasi respons positif Gubernur Rudy Mas’ud terhadap berbagai agenda yang telah disiapkan PGRI Kaltim.

"Kami bersyukur Gubernur Rudy Mas’ud memberikan dukungan terhadap program-program PGRI Kaltim. Harapannya, seluruh kegiatan yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi para guru," ungkap Yonathan.

PGRI Kaltim, juga mendukung berbagai kebijakan pembangunan pendidikan yang dijalankan Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

Melalui sinergi tersebut, PGRI berharap upaya peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru di Kalimantan Timur dapat terus diperkuat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Staf Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekprov Kaltim HM Aji Fitra Firnanda, Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang II Siti Farisyah Yana, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Armin. (*Yud)



Pasang Iklan
Top