• Minggu, 01 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Senin (19/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎

‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mematangkan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Muara Badak.
‎
‎Persiapan di lapangan mulai dilakukan dengan penataan lahan yang kini telah diperluas menjadi sekitar 7 hektare.
‎
‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan, program Sekolah Rakyat tersebut saat ini telah mendapatkan proses dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Sedangkan di daerah, Pemkab Kukar terus menyiapkan kebutuhan awal agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
‎
‎"Sekolah Rakyat secara dokumen sekarang sudah, insyaallah, di Kementerian Sosial. Kemudian secara fisik di lapangan sudah ada land clearing," ujar Sunggono kepada KutaiRaya.com, Sabtu (17/10/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, lahan yang disiapkan pemerintah daerah sebelumnya memiliki luas sekitar 5 hektare.

Namun, setelah dilakukan penyesuaian, luas lahan tersebut kini menjadi sekitar 7 hektare.
‎
‎Penyiapan lahan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkab Kukar terhadap program pemerintah pusat di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
‎
‎Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan fisik Sekolah Rakyat dapat dimulai pada tahun depan.
‎
‎Sekolah Rakyat di Kukar direncanakan dibangun di Kecamatan Muara Badak.

Pemkab Kukar terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
‎
‎Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat di Muara Badak diharapkan dapat membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok sasaran program.
‎
‎Ia menyebutkan calon peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 sesuai dengan data yang menjadi dasar penentuan penerima program.
‎
‎"Sepanjang mereka ada di desil 1 sampai 4, insyaallah masuk dalam kriteria yang bisa ikut di Sekolah Rakyat," tuturnya.
‎
‎Pemkab Kukar memandang kehadiran Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
‎
‎Dengan dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, fasilitas pendidikan tersebut diharapkan tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
‎
‎Saat ini pemerintah masih fokus pada tahapan persiapan lahan dan kelengkapan administrasi.

Proses land clearing yang telah dilakukan menjadi langkah awal sebelum masuk ke tahapan pembangunan fisik.
‎
‎Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat terealisasi pada 2027.

Pemerintah daerah akan terus mendukung dan mengawal prosesnya sesuai kewenangan yang dimiliki.
‎
‎"Kita harapkan mudah-mudahan tahun depan bisa terbangun," katanya.
‎
‎Dengan tersedianya lahan sekitar 7 hektare di Muara Badak, Pemkab Kukar berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera diwujudkan.

Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi tambahan fasilitas pendidikan, sekaligus memberikan peluang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok sasaran untuk mendapatkan pendidikan yang layak. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top