• Minggu, 01 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Foto bersama antara jajaran Pemerintah bersama TNI usai Upacara Pembukaan TMMD ke 130 di Desa Jembayan Tengah, Selasa (13/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bersinergi dengan TNI untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dipusatkan di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (13/10/2026) .
‎
‎Program ini menyasar pembangunan infrastruktur pertanian, perbaikan rumah warga, penyediaan fasilitas sanitasi, hingga peningkatan pelayanan masyarakat.
‎
‎Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas manfaat pembangunan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
‎
‎Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, TMMD merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Kukar.
‎
‎Menurutnya, pembangunan melalui TMMD tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
‎
‎"Pemerintah daerah mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini. Kami berharap program seperti ini terus berkesinambungan dan tidak berhenti sampai di sini, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kukar," ujar Aulia usai pembukaan TMMD di Jembayan Tengah.
‎
‎Pada pelaksanaan kali ini, salah satu sasaran utama adalah peningkatan jalan usaha tani sepanjang sekitar 2,1 kilometer.
‎
‎Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah akses petani menuju lahan pertanian, memperlancar pengangkutan hasil panen, serta mendukung peningkatan produktivitas.
‎
‎Ia menyebutkan, pembangunan jalan usaha tani itu diperkirakan membantu aktivitas pertanian di lahan seluas sekitar 100 hektare.
‎
‎Dengan akses yang lebih baik, pemerintah berharap biaya distribusi hasil pertanian dapat ditekan sehingga turut meningkatkan nilai tukar dan kesejahteraan petani.
‎
‎Selain itu, program TMMD juga mencakup renovasi 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 5 unit mandi, cuci, kakus (MCK), renovasi satu musala, pembangunan gorong-gorong, serta 5 jembatan kayu.
‎
‎Sementara itu, Dandim 0906 Kukar, Letkol Arm Benny Budiman menjelaskan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI dan pemerintah daerah sebagai akselerator pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
‎
‎Ia mengemukakan, penetapan Desa Jembayan Tengah sebagai lokasi kegiatan telah melalui proses perencanaan dan usulan dari desa pada 2025.
‎
‎Selain mempertimbangkan kebutuhan pembangunan, kawasan tersebut dinilai strategis karena memiliki keterhubungan dengan wilayah sekitar, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
‎
‎"Program ini dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 150 prajurit TNI dari berbagai satuan, termasuk personel TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang didatangkan dari Balikpapan," tuturnya.
‎
‎Untuk mendukung kebutuhan pertanian, kegiatan ini juga mencakup pembangunan 5 titik sumur bor yang diharapkan membantu ketersediaan air bagi lahan persawahan.
‎
‎Selain pembangunan fisik, TMMD ke- 130 turut menghadirkan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, pencegahan stunting, keluarga berencana, wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, pengobatan gratis, serta santunan bagi anak yatim.
‎
‎Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Kukar berharap kolaborasi dengan TNI dan seluruh pihak terkait dapat mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat fasilitas desa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
‎
‎Pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Jembayan Tengah ditargetkan rampung pada 11 November 2026. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top