• Minggu, 01 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat berdialog dengan korban kebakaran, Kamis (8/10/2026).(Foto: Achmad/Nizar/KutaiRaya.com)
‎‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Danau Aji, Jalan Alimudin, RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, untuk memastikan penanganan dan proses pemulihan warga terdampak berjalan dengan baik, Kamis (8/10/2026).
‎
‎Selain itu, Bupati Kukar juga turut menyalurkan berbagai bantuan yang saat ini dibutuhkan oleh korban kebakaran.
‎
‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati tidak hanya melihat kondisi permukiman yang terdampak, tetapi juga berdialog dengan sejumlah warga dan korban kebakaran.
‎
‎Dari pertemuan itu, pemerintah mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan warga yang harus segera dipenuhi dalam masa pemulihan.
‎
‎Ia mengatakan, respons masyarakat terhadap musibah kebakaran tersebut sangat luar biasa.

Bantuan dan kepedulian datang dari berbagai pihak untuk membantu warga yang sedang menghadapi masa sulit.
‎
‎"Kita berharap proses recovery pascakebakaran ini bisa kita lakukan," ujar Aulia usai peninjauan.
‎
‎Menurutnya, proses pemulihan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, dibutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah, petugas di lapangan, relawan, organisasi sosial serta masyarakat untuk memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi.
‎
‎Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, pemerintah kecamatan hingga kelurahan yang sejak awal kejadian telah turun membantu masyarakat.
‎
‎Ia menegaskan, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah seorang diri.
‎
‎"Sejak awal kebakaran, pemerintah kecamatan, teman-teman kelurahan sudah turun aktif membantu warga masyarakat dan memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi," tuturnya.
‎
‎Dalam dialog dengan para korban, ia juga menerima sejumlah masukan mengenai kebutuhan utama warga selama proses pemulihan.

Salah satunya kebutuhan perlengkapan memasak.
‎
‎Ia menjelaskan, kebutuhan tersebut langsung ditindaklanjuti pemerintah dengan melakukan koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui jajaran pemerintah kecamatan.
‎
‎Hasilnya, bantuan berupa perlengkapan memasak mulai disalurkan kepada warga terdampak.
‎
‎Menurutnya, bantuan ini penting karena kebutuhan warga tidak hanya berupa bahan makanan.

Peralatan untuk mengolah makanan juga menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang kehilangan sebagian besar perlengkapan rumah tangga akibat kebakaran.
‎
‎"Kalau seandainya bahan masakannya banyak dan perlengkapan masaknya tidak ada, bahan makanan tidak bisa terolah. Karena itu kita berupaya bantuan yang diberikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan warga masyarakat," ujarnya.
‎
‎Selain bantuan untuk warga, pemerintah juga terus mendukung keberadaan dapur umum yang menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan pascakebakaran.

Dapur umum yang dibangun BPBD bersama jajaran Damkar tersebut membantu menyediakan makanan bagi korban, relawan maupun personel yang terlibat dalam proses pemulihan.
‎
‎Ia turut mengapresiasi para relawan, khususnya masyarakat yang secara sukarela terlibat dalam kegiatan sosial, termasuk membantu menyiapkan makanan di dapur umum.
‎
‎"Terima kasih kepada seluruh relawan yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan membantu dapur umum," tuturnya.
‎
‎Pemkab Kukar memastikan penanganan warga terdampak terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Pemerintah juga membuka ruang koordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat membantu warga bangkit setelah musibah. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top