• Minggu, 01 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Penyerahan Bantuan dari Asisten I Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufiq Hidayat di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)

‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) telah memberikan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di wilayah Danau Aji, Jalan Alimudin, RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, dengan menyiapkan bantuan logistik, dapur umum hingga pelayanan administrasi bagi korban yang kehilangan dokumen penting.
‎
‎Kehadiran pemerintah daerah tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap warga yang mengalami musibah kebakaran yang terjadi sejak Senin (5/10/2026) sore hingga malam hari.
‎
‎Asisten I Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufiq Hidayat mengatakan, pemerintah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir untuk memberikan dukungan moral, sekaligus bantuan kepada warga yang terdampak.
‎
‎"Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan duka dan perhatian yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," ujar Taufiq usai peninjauan, Selasa (6/10/2026).
‎
‎Menurutnya, musibah yang terjadi harus diterima dengan ikhlas.

Namun, pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada rasa prihatin.

Kehadiran pemerintah harus diwujudkan melalui langkah nyata untuk membantu warga melewati masa sulit, setelah kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang milik mereka.
‎
‎Ia menyebutkan, sejumlah unsur pemerintah telah turun langsung, di antaranya Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta pihak lainnya.
‎
‎Selain pemerintah, bantuan juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
‎
‎"Yang terpenting adalah kehadiran pemerintah daerah. Kita memberikan dukungan moral, semangat, dan bantuan yang mudah-mudahan dapat meringankan beban saudara-saudara kita dalam beberapa hari ke depan," ucapnya.
‎
‎Pemkab Kukar juga memastikan persoalan administrasi warga menjadi perhatian.

Korban yang kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) maupun dokumen penting lainnya akan dibantu melalui pelayanan Dukcapil agar proses pengurusan dapat dilakukan lebih cepat.
‎
‎Langkah ini dinilai penting mengingat sebagian warga kehilangan hampir seluruh barang miliknya dalam musibah kebakaran.
‎
‎Sementara itu, Lurah Melayu Muhammad, Hafidz menyampaikan berdasarkan data sementara yang dihimpun posko, terdapat 50 kepala keluarga dengan total 151 jiwa yang terdampak.
‎
‎Dari jumlah tersebut, tercatat anak yang belum sekolah sebanyak 3 orang, tingkat SD 16 orang, SMP 4 orang, SMA 8 orang, dan mahasiswa 10 orang.
‎
‎Untuk bangunan, sementara tercatat 27 rumah pribadi terdampak.

Namun, jumlah tersebut masih dapat bertambah karena terdapat rumah sewaan, kontrakan dan bangsal yang berada di kawasan terdampak.
‎
‎Ia memperkirakan total bangunan hunian yang terdampak berada di kisaran 50 rumah, dengan mayoritas berada di kawasan RT 33.

Sekitar 70 persen bangunan di wilayah tersebut merupakan rumah kontrakan.
‎
‎Terkait informasi adanya korban meninggal dunia, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Namun, ada seorang warga lanjut usia yang sempat mengalami sesak napas dan mendapat penanganan setelah terdampak asap.
‎
‎Untuk memastikan kebutuhan korban tetap terpenuhi, pemerintah kelurahan bersama instansi terkait mulai membuka dapur umum dan menyalurkan logistik.

Pendataan korban juga terus dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masing-masing keluarga.
‎
‎Bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal sementara, sejumlah lokasi telah disiapkan, di antaranya Masjid Muhammadiyah, TK Aba dan BPU Balai Kelurahan Melayu.‎ (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top