• Minggu, 01 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat hadir diperingatan Hari Tani Nasional di Stadion Rondong Demang, Jumat (25/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong para petani, nelayan, peternak, hingga pelaku usaha tani tidak hanya produktif dalam mengelola usaha, tetapi juga semakin cerdas dalam mengatur keuangan dari hasil yang diperoleh.
‎
‎Hal ini disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat memperingati Hari Tani Nasional dengan mengangkat tema Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi dan inklusi keuangan.
‎
‎Kegiatan ini melibatkan perbankan yang memberikan edukasi keuangan kepada para pelaku sektor pertanian, peternakan dan perikanan di Kukar.
‎
‎Pemerintah daerah juga menggandeng organisasi, seperti Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), petani milenial serta pemuda tani.
‎
‎"Harapannya petani kita tidak hanya cerdas menggarap lahan, tetapi juga cerdas ketika hasil dari lahan tersebut sudah menghasilkan pemasukan," ujarnya.
‎
‎Ia menjelaskan kemampuan mengelola hasil usaha menjadi bagian penting yang perlu dimiliki masyarakat.

Penghasilan yang diperoleh dari pertanian, peternakan maupun perikanan diharapkan dapat disimpan dengan baik, digunakan secara tepat dan dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih produktif.
‎
‎Pemkab Kukar melihat keterlibatan industri keuangan sebagai bagian penting dalam mendukung penguatan sektor pertanian.

Akses terhadap layanan dan informasi keuangan diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha, sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
‎
‎Ia menegaskan.penguatan sektor pertanian tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, perbankan, organisasi petani, pelaku usaha serta masyarakat agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata.
‎
‎"Kita berharap kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan sektor pertanian, peternakan dan perikanan bisa memberikan peningkatan, baik terhadap nilai tukar petani maupun nilai tukar nelayan di Kabupaten Kukar," katanya.
‎
‎Upaya tersebut juga menjadi bagian dari arah pembangunan dalam program Kukar Idaman Terbaik.

Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah dukungan bagi masyarakat, termasuk melalui Kredit Kukar Idaman Terbaik serta stimulus yang diarahkan untuk 100 ribu petani, peternak dan nelayan.
‎
‎Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat dalam mengembangkan usaha, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di sektor pangan dan usaha produktif.
‎
‎Di sisi lain, ia mengaku bahwa peningkatan literasi masih menjadi pekerjaan bersama.

Tidak hanya dalam bidang keuangan, pemahaman masyarakat terhadap berbagai informasi dan perkembangan di sektor usaha juga perlu terus diperkuat.
‎
‎Maka itu, pemerintah berkomitmen tidak berhenti memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha seperti petani, peternak, nelayan dan UMKM.
‎
‎"Yang penting masyarakat mau membuka diri terhadap informasi-informasi terkini terkait keuangan. Kami sebagai pihak yang bertanggung jawab juga tidak berhenti memberikan informasi kepada para pelaku usaha," tuturnya. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top