• Kamis, 17 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, Kamis (17/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan personel untuk mendukung kelancaran dan keamanan lalu lintas selama pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-28 September 2026.

Pengamanan terutama akan dilakukan pada sejumlah agenda besar, termasuk saat pembukaan Erau.

Dishub Kukar akan bersinergi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar dalam melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan arus kendaraan hingga pengelolaan parkir.

Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi mengatakan, keterlibatan personel Dishub merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah agar seluruh rangkaian Erau dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

"Terutama kita mensupport kegiatan atau event-event yang besar, terutama pembukaan. Pembukaan Erau itu kami bersama dengan Satlantas Polres Kukar melakukan rekayasa lalu lintas," ujar Junaidi pada KutaiRaya.com, Kamis (17/9/2026).

Ia menjelaskan teknis rekayasa lalu lintas, termasuk ruas jalan yang nantinya ditutup atau dialihkan, masih dalam tahap finalisasi bersama Satlantas Polres Kukar.

Dishub bersama kepolisian akan berada langsung di lapangan untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan dan mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

"Untuk detailnya nanti akan saya sampaikan karena hasil koordinasi kita dengan Satlantas masih difinalkan," jelasnya.

Dalam mendukung pengamanan tersebut, Dishub Kukar menyiapkan personel dengan sistem piket.

Untuk pelaksanaan tugas pengaturan lalu lintas, sebanyak 20 personel akan diterjunkan.

Sementara untuk pengaturan dan pengelolaan parkir, Dishub menyiapkan sekitar 18 personel.

Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) juga disiagakan setiap hari untuk merespons, apabila terjadi gangguan atau insiden di lapangan.

"Untuk personel, kami sistem piket. Ada piket TRC dan ada piket sprint pelaksanaan tugas atas kegiatan. Untuk sprint pelaksanaan tugas itu berkisar 20 orang untuk pengaturan lalu lintas. Kemudian kalau untuk pengaturan parkir kurang lebih 18 orang," ucapnya.

Ia menambahkan TRC Dishub Kukar akan beranggotakan 6 personel setiap hari.

Tim ini memiliki tugas untuk bergerak cepat ketika terjadi insiden maupun persoalan yang membutuhkan penanganan langsung.

Keberadaan TRC dinilai penting mengingat kondisi lalu lintas di sejumlah jalur Kukar saat ini membutuhkan perhatian.

Salah satunya dampak terputusnya akses jalan di Jembatan Desa Jembayan arah ke Kecamatan Loa Janan yang membuat arus kendaraan meningkat di sejumlah titik.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan antrean panjang, terutama ketika terjadi gangguan kendaraan di kawasan jembatan.

Maka itu, TRC akan disiagakan agar dapat segera turun bersama kepolisian ketika terjadi kepadatan atau insiden.

"TRC ini tugas fungsinya ketika ada insiden atau ada permasalahan di lapangan, kawan-kawan yang langsung ke lokasi. Apalagi sekarang dengan putusnya jalan di Loa Janan, Jembayan, arus lalu lintas semakin meningkat, khususnya di jembatan," katanya.

Dengan kesiapan personel tersebut, Dishub Kukar berharap seluruh rangkaian Erau Adat Kutai 2026 dapat berjalan aman dan lancar.

Koordinasi bersama Satlantas juga akan terus dilakukan untuk menyesuaikan pengaturan lalu lintas dengan kondisi di lapangan. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top