• Selasa, 20 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah, Jumat (4/9/2026), (foto:Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kutai Kartanegara (Kukar) melonjak hingga 9.075 kasus sepanjang Agustus 2026.

Jumlah ini naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan Juni yang mencatat 3.703 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Ismi Mufiddah mengatakan, peningkatan kasus ISPA terlihat dalam 3 bulan terakhir.

Pada Juli, kasus mencapai 7.172 dan kembali meningkat menjadi 9.075 kasus pada periode 1-31 Agustus.

"Memang ada peningkatan kasus ISPA yang cukup signifikan," ujar Ismi, Senin (7/9/2026).

Peningkatan ini menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Kukar dalam menerbitkan surat edaran terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, serta kekeringan.

Dari data Agustus, kasus ISPA paling banyak terjadi pada usia 18-59 tahun dengan sekitar 3.028 kasus, selain itu kelompok usia sekolah 5-18 tahun mencapai sekitar 2.950 kasus.

Sementara itu, kasus pada balita tercatat lebih dari 1.600 kasus.

Kasus ISPA sendiri ditemukan di seluruh kecamatan di Kukar.

Kecamatan dengan laporan kasus tertinggi pada Agustus ini terjadi di Tenggarong, Sangasanga, Loa Janan dan Samboja.

Selain itu, ia menyebut ISPA tidak hanya disebabkan oleh asap.

ISPA memang menjadi salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan di Kukar, termasuk saat tidak terjadi karhutla.

Selain asap, polusi kendaraan dan faktor lingkungan lainnya juga dapat memengaruhi kondisi pernapasan masyarakat.

"ISPA itu kalaupun tidak ada karhutla, memang selalu menjadi peringkat pertama dari 10 penyakit terbesar," ujarnya.

Terpisah, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Imbauan ini disampaikan melihat kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah Kecamatan Kukar yang berada pada kisaran 100 hingga 150.

"Kalau ISPU kita, sebenarnya di Kukar itu kalau dibanding dengan kabupaten lain di Kaltim, kita lumayan bagus," ucapnya. (*Zar)

Pasang Iklan
Top