
Para warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Samarinda bersama jajaran pengurus Lapas membersihkan TMP Kesuma Bangsa. Senin (10/8/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (Ri) diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Samarinda melalui aksi sosial di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Senin (10/8/2026).
Kegiatan bakti sosial berupa pembersihan lingkungan tersebut tidak hanya melibatkan jajaran pegawai Lapas Narkotika Samarinda.
Sebanyak 10 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) turut ambil bagian bersama 15 pegawai dalam membersihkan kawasan TMP.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Puang Dirham mengatakan, keterlibatan warga binaan menjadi bagian dari proses pembinaan yang terus dilakukan selama menjalani masa pidana.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berkontribusi secara langsung kepada lingkungan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih, tetapi juga bagian dari pembinaan kepada warga binaan agar mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Puang Dirham.
Ia menambahkan, pemilihan TMP Kesuma Bangsa sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri.
Para warga binaan diajak untuk mengenang, sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi kemerdekaan Indonesia.
“Dengan berada di lingkungan makam pahlawan, kita ingin menanamkan rasa nasionalisme dan mengingatkan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan,” ujarnya.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dikoordinasikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Petugas dan warga binaan bersama-sama membersihkan sejumlah bagian TMP Kesuma Bangsa.
Area yang menjadi sasaran pembersihan, antara lain tempat parkir, lapangan upacara, gazebo, serta kawasan di sekitar makam para pahlawan.
Puang Dirham menilai keterlibatan bersama antara petugas dan warga binaan juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan juga bisa mengambil bagian dalam kegiatan positif. Harapannya, nilai-nilai yang mereka dapatkan selama pembinaan bisa menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ucapnya. (Abi)