
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Arianto, Senin (3/8/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sebanyak 16 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) masih kosong dan sementara diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Pemkab Kukar mulai mempercepat proses pengisian jabatan tersebut.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Arianto mengatakan, saat ini proses seleksi untuk 10 JPTP sedang berjalan dan ditargetkan menghasilkan pejabat definitif pada pertengahan Agustus 2026.
"Ini lagi proses pengisian JPTP untuk 10 OPD. Mudah-mudahan pertengahan Agustus sudah ada hasilnya," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Senin (3/8/2026).
Pengisian jabatan ini menyasar ke sejumlah posisi strategis, mulai dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), BKPSDM, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Sekretariat DPRD hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Menurutnya, pengisian jabatan kali ini menggunakan mekanisme yang berbeda dibandingkan seleksi sebelumnya.
Pemkab Kukar menerapkan manajemen talenta untuk menjaring pejabat yang dianggap memiliki kemampuan dan rekam jejak sesuai dengan posisi yang akan ditempati.
Dengan mekanisme tersebut, pejabat administrator yang memenuhi kriteria tidak perlu menunggu pengumuman seleksi terbuka.
Mereka akan dipanggil untuk mengikuti rangkaian penilaian sebagai kandidat pejabat eselon II.
"Manajemen talenta yang berlaku sekarang. Jadi tidak diumumkan lagi di papan pengumuman. Seluruh eselon III yang layak menjadi kandidat eselon II kami panggil mengikuti seleksi," tuturnya.
Ia mengemukakan, proses tersebut tidak hanya melihat persyaratan administratif.
Setiap kandidat akan ditelusuri mulai dari perjalanan karier, pengalaman penugasan, pangkat dan golongan, kompetensi hingga catatan kedisiplinan.
Penilaian ini dilakukan untuk memastikan kandidat yang dipilih benar-benar memiliki kesesuaian dengan posisi yang akan diisi.
"Semua diperiksa satu per satu. Rekam jejaknya dilihat, pernah bertugas di mana, apakah sesuai dengan OPD yang dituju, bagaimana disiplin dan kompetensinya. Itu diteliti oleh Komite Manajemen Talenta yang diketuai Pak Sekda," katanya.
Setelah proses administrasi dan penelusuran rekam jejak selesai, kandidat akan mengikuti tahapan wawancara bersama tim ad hoc yang membantu Komite Manajemen Talenta.
Hasil penilaian selanjutnya akan disampaikan kepada Bupati Kukar.
Setelah mendapat keputusan dari bupati, proses dilanjutkan dengan pengusulan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh persetujuan.
Ia menjelaskan proses pengisian tidak dapat dilakukan sekaligus karena jumlah tenaga penguji dan waktu yang tersedia cukup terbatas.
Untuk 10 jabatan yang saat ini diproses saja, tahapan wawancara membutuhkan waktu hingga 3 hari.
"Kalau dipaksakan sekaligus justru akan membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. Tenaga pengujinya juga terbatas, sehingga dilakukan bertahap," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri memastikan penataan jabatan di lingkungan Pemkab Kukar akan terus berjalan.
Ia menuturkan, pelantikan pejabat akan dilakukan secara bertahap setelah setiap proses seleksi selesai.
Bahkan, menurutnya, pelantikan pejabat dapat berlangsung hampir setiap pekan untuk mengisi posisi yang kosong.
"Tenang saja, tiap minggu kita pelantikan. Memang dinamika organisasi ada yang pensiun dan ketika ada jabatan kosong harus segera diisi," katanya.
Ia menilai sistem manajemen talenta dapat membantu pemerintah menempatkan ASN berdasarkan kemampuan dan kinerja yang dimiliki.
"Dengan manajemen talenta kita bisa melihat kompetensi kerja dan kinerja ASN melalui aplikasi, sehingga penempatan pejabat benar-benar berdasarkan kemampuan yang dimiliki," ucapnya. (*Zar)