
Para pencinta sepak bola memadati salah satu coffee shop di kawasan Citra Niaga, Selasa (7/7/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Euforia Piala Dunia 2026 turut dirasakan masyarakat Kota Samarinda. Sejumlah penggemar sepak bola memadati sebuah coffee shop di kawasan Citra Niaga untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan babak 16 besar antara Portugal dan Spanyol, Selasa (7/7/2026) dini hari.
Sejak pertandingan dimulai, puluhan pengunjung yang didominasi kalangan generasi Z dan milenial memenuhi area coffee shop. Laga bertajuk big match tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena mempertemukan dua tim kuat Eropa yang sama-sama memiliki banyak pendukung di Indonesia.
Sepanjang pertandingan, suasana berlangsung meriah. Para pendukung kedua tim beberapa kali bersorak saat Portugal maupun Spanyol menciptakan peluang berbahaya. Ketegangan baru berakhir ketika gol kemenangan Spanyol tercipta pada penghujung pertandingan.
Salah seorang pendukung Portugal, Defrico, mengaku tetap bangga dengan penampilan tim favoritnya meski harus mengakui keunggulan Spanyol.
"Pertandingannya sangat menarik. Walaupun Portugal kalah, saya tetap puas dengan permainan para pemain. Mereka tampil bagus dan berjuang maksimal dari awal hingga akhir pertandingan," ujarnya.
Sementara itu, pendukung Spanyol, Ahmad Rifandi, mengaku sempat dibuat tegang karena pertandingan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Menurutnya, gol yang dicetak Mikel Merino pada masa tambahan waktu menjadi penentu kemenangan tim Matador.
"Pertandingannya benar-benar alot sampai akhir. Alhamdulillah Merino bisa mencetak gol pada masa tambahan waktu setelah menerima umpan dari Torres. Saya berharap Spanyol bisa terus melaju hingga final dan mengangkat trofi Piala Dunia tahun ini," katanya.
Hasil akhir pertandingan memastikan Spanyol menang tipis 1-0 atas Portugal. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol melaju ke babak perempat final yang dijadwalkan 11 juli mendatang menunggu pertandingan antara Amerika Serikat vs Belgia.
Antusiasme masyarakat yang mengikuti nobar menunjukkan besarnya minat warga Samarinda terhadap gelaran Piala Dunia. Selain menjadi ajang menikmati pertandingan bersama, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarpecinta sepak bola di Kota Tepian. (*Yud)