
Foto bersama para memenang duta wisata dan putri pariwisata bersama forkopimda dan dewan juri, Senin (6/7/2026).(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar Grand Final Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Mahulu 2026 di Hotel Mercure Samarinda, Senin (6/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi penyelenggaraan perdana sejak Mahakam Ulu resmi berdiri 12 tahun lalu.
Ajang yang mengusung tema "Harmony of Culture and Nature" itu bertujuan menjaring generasi muda yang mampu menjadi wajah pariwisata Mahakam Ulu sekaligus berperan sebagai duta promosi budaya dan potensi daerah.
Sebanyak 42 peserta dari lima kecamatan sempat mengikuti rangkaian seleksi. Setelah melalui berbagai tahapan pembinaan dan penilaian, jumlah peserta mengerucut menjadi 14 finalis yang tampil pada malam grand final.
Proses penilaian dilakukan dewan juri yang terdiri atas Puteri Indonesia Pendidikan 2025 sekaligus Runner-up Miss Charm 2025 Rinanda Aprillyana Maharani, Ketua Asosiasi Duta Wisata Kalimantan Timur Dwi Arum Meinina, Anggota DPRD Mahakam Ulu Anastasya Hiyang, akademisi Erwiantono, serta public speaking coach Leliyana Andriyani.
Kepala Disparpora Mahakam Ulu, Irwan Sanjaya, mengatakan pemilihan duta wisata dan putri pariwisata tahun ini menjadi tonggak baru bagi pengembangan sektor pariwisata di Mahakam Ulu.
"Ini merupakan penyelenggaraan pertama sejak Mahakam Ulu berdiri. Kami mengangkat tema Harmony of Culture and Nature sebagai identitas yang mencerminkan kekayaan budaya dan alam daerah. Dari 42 peserta yang mengikuti seleksi, akhirnya terpilih 14 finalis terbaik untuk tampil pada malam puncak," ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso, menegaskan, ajang tersebut tidak sekadar mencari peserta yang memiliki penampilan menarik, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki kapasitas sebagai duta daerah.
"Ajang ini adalah wadah pembinaan bagi generasi muda agar memiliki wawasan kepariwisataan, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan berbicara di depan publik. Mereka yang mengikuti kompetisi ini telah melalui proses seleksi dan pengembangan kapasitas sehingga saya yakin merupakan putra-putri terbaik Mahakam Ulu," katanya.
Menurutnya, para pemenang nantinya diharapkan mampu menjadi agen perubahan, agen budaya, sekaligus agen informasi yang aktif memperkenalkan potensi wisata Mahakam Ulu kepada masyarakat luas.
"Kami berharap para juara terus meningkatkan kapasitas, menghadirkan berbagai inovasi, dan mampu mengharumkan nama Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, bahkan Indonesia," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengapresiasi langkah Mahakam Ulu yang pertama kalinya menggelar pemilihan duta wisata dan putri pariwisata.
"Ini langkah yang patut diapresiasi karena Mahakam Ulu berani memulai. Tentu pelaksanaan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan berikutnya semakin baik. Kompetisi seperti ini juga akan melahirkan duta-duta terbaik karena mampu memacu kreativitas dan semangat berprestasi, selama prosesnya berjalan secara jujur dan sportif," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana menggelar Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kalimantan Timur setelah rangkaian agenda tingkat nasional selesai dilaksanakan, dengan menyesuaikan kesiapan anggaran daerah.
Pada ajang grand final tersebut, Julius Ronaldo dari Long Apari dan Giovani Cillo Jessica dinobatkan sebagai Duta Wisata Mahakam Ulu 2026. Posisi Wakil I Duta Wisata diraih Tri Hari Agustinus Bang dari Long Hubung bersama Aimee Cristy Mebieang Hiit dari Long Bagun.
Sementara itu, gelar Putri Pariwisata Mahakam Ulu 2026 diraih Veronica Verrlita Jesslyn dari Long Pahangai. Adapun Wakil I Putri Pariwisata Mahakam Ulu disandang Brugette Cheryl Aprilia Away dari Long Bagun. (*Yud)