• Rabu, 24 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menyampaikan ekspose satu tahun kepemimpinannya di PKM Tenggarong Seberang, Selasa (23/6/2026).(Foto: Andri Wahyudi/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati, Rendi Solihin, DPRD Kukar mengingatkan agar tahun kedua masa pemerintahan tidak lagi hanya berfokus pada penyusunan fondasi program, melainkan mulai menunjukkan realisasi pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani menegaskan, sebanyak 17 program dedikasi yang menjadi bagian dari visi Kukar Idaman Terbaik harus mulai dieksekusi secara maksimal pada tahun mendatang.

"Tahun pertama ini kami pandang sebagai tahap membangun fondasi. Pemerintah menyiapkan regulasi, perencanaan, dan perangkat pendukung lainnya. Namun memasuki tahun kedua, kami berharap sudah masuk ke tahap implementasi secara menyeluruh," ujar Yani, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, implementasi program harus terlihat nyata melalui penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan rusak, pembangunan jembatan, hingga peningkatan konektivitas antarwilayah.

"Persoalan jalan rusak harus mulai dituntaskan, jembatan yang dibutuhkan masyarakat harus diselesaikan, begitu pula pembangunan infrastruktur lainnya. Konektivitas antardesa dan kecamatan harus semakin baik karena semua itu sudah masuk dalam Program Kukar Idaman Terbaik," tuturnya.

Meskipun memberikan apresiasi atas langkah pemerintah yang fokus membangun fondasi pada tahun pertama, DPRD menilai seluruh program yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus mulai diwujudkan dalam bentuk pembangunan konkret.

Yani mengingatkan pelaksanaan program pembangunan sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah.

Karena itu, apabila target-target tahunan dalam RPJMD sulit tercapai akibat keterbatasan anggaran, maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

"Kami memandang revisi RPJMD bisa saja dilakukan apabila memang diperlukan. Yang terpenting, target pembangunan tetap realistis dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," katanya.

Selain mengandalkan APBD, DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten Kukar memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung percepatan pembangunan.

Menurutnya, sektor perbankan, dunia usaha, perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR), hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan program prioritas daerah.

"Dengan dukungan pihak ketiga, program-program prioritas di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, sosial, maupun ekonomi tetap dapat berjalan, meskipun kemampuan APBD terbatas," ujarnya.

Yani menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan Program Kukar Idaman Terbaik agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Kukar.

Sementara itu Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan dirinya bersama Wakil Bupati, Rendi Solihin telah genap satu tahun mengemban amanah masyarakat sejak dilantik pada 23 Juni 2025.

"Pada 23 Juni 2026 ini genap satu tahun kami menjalankan amanah masyarakat Kutai Kartanegara. Dalam kurun waktu tersebut tentu ada berbagai capaian yang telah berhasil diwujudkan, namun kami juga menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan," kata Aulia.

Ia mengaku optimistis visi besar Kukar Idaman Terbaik dapat diwujudkan selama 5 tahun masa kepemimpinan, apabila seluruh elemen pemerintah dan masyarakat tetap menjaga kebersamaan serta semangat kolaborasi.

"Masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Karena itu kami mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan, saling mendukung, dan menjaga soliditas agar seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai harapan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top