
Ketua DPC PKB Kukar Periode 2026-2031 terpilih, Dedik Harianto.(Dok. Dedik Harianto)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Terpilih Dedik Harianto sebagai Ketua DPC PKB Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2026-2031 menjadi babak baru bagi partai berlambang bola dunia tersebut di Kukar.
Di balik perjalanan politiknya, Dedik menyimpan kisah sederhana sebagai anak petani yang tumbuh dan besar di Tenggarong Seberang.
Pria kelahiran tahun 1992 itu mengaku berasal dari keluarga sederhana.
Sejak kecil, ia terbiasa membantu orangtuanya berkebun dan merasakan langsung kehidupan masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
“Saya ini bukan terlahir dari orang kaya. Orangtua saya petani dan saya juga sejak dulu membantu orangtua berkebun. Mudah-mudahan pengalaman hidup yang saya rasakan selama ini membuat saya menjadi pemimpin yang tidak zalim, terutama kepada para petani,” ucapnya, Kamis (11/6/2026).
Dedik lahir dan besar di Kukar, tepatnya di Kecamatan Tenggarong Seberang.
Latar belakang kehidupannya itu menjadi salah satu alasan mengapa dirinya ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian desa.
“Tujuan saya ke depan mudah-mudahan bisa membawa manfaat yang lebih besar bagi para petani yang ada di Kukar,” katanya.
Perjalanan Dedik di dunia politik tidak berlangsung secara instan.
Ia mulai mengenal PKB sejak 2014.
Namun saat itu dirinya masih dalam proses mencari jati diri dan belum aktif sepenuhnya dalam struktur partai.
Keseriusannya berpolitik mulai terlihat pada 2019, ketika dipercaya masuk dalam jajaran pengurus tingkat provinsi sebagai Wakil Bendahara.
Sejak saat itu, Dedik semakin aktif membangun komunikasi dan memperkuat perannya di internal partai.
Puncaknya, pada Pemilu 2024, Dedik untuk pertama kalinya maju sebagai calon legislatif.
Langkah politiknya berbuah manis, setelah berhasil meraih kepercayaan masyarakat dan terpilih menjadi anggota DPRD Kukar.
Sebagai politisi muda, Dedik juga memiliki pesan khusus bagi generasi muda di Kukar.
Menurutnya, lingkungan pergaulan menjadi faktor penting yang menentukan arah masa depan seseorang.
“Jangan pernah menyerah dan teruslah berproses. Yang paling penting, jangan sampai salah memilih pergaulan. Kalau kita berkumpul dengan orang-orang yang memberi pengaruh negatif, maka kita juga bisa ikut terbawa negatif,” tuturnya.
Ia mengaku sejak lulus SMA lebih sering berinteraksi dengan tokoh masyarakat dan orang-orang yang lebih tua darinya dibandingkan teman sebaya.
Pengalaman tersebut, menurutnya, banyak membentuk pola pikir dan kedewasaannya dalam mengambil keputusan.
“Kalau kita berkumpul dengan orang-orang yang pemikirannya sudah matang, secara tidak langsung pemikiran kita juga ikut matang. Itu yang saya rasakan selama ini,” ujarnya.
Kini, setelah dipercaya memimpin DPC PKB Kukar, Dedik membawa target besar untuk meningkatkan perolehan kursi partai pada Pemilu mendatang.
Ia berharap PKB dapat kembali meraih kursi pimpinan DPRD Kukar yang sempat terlepas pada Pemilu 2024.
“Harapan saya, PKB ke depan bisa lebih baik dari sebelumnya. Minimal kita bisa menambah kursi menjadi 6 sampai 7 kursi. Dengan begitu, semoga PKB bisa kembali mendapatkan kursi pimpinan di DPRD Kukar,” tuturnya.
Dengan latar belakang sebagai anak petani dan perjalanan politik yang dimulai dari bawah, Dedik Harianto kini menjadi salah satu figur muda yang diperhitungkan dalam dinamika politik Kukar.
Baginya, jabatan bukan sekadar posisi, melainkan kesempatan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. (Dri)