• Rabu, 10 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi Banjir Jalan KM 8 Bukit Raya, Akses Tenggarong-Samarinda, Selasa (9/6/2026).(Dok. Disdamkarmatan Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Arus kendaraan di Jalan Poros Jalur Dua Tenggarong-Samarinda, tepatnya di KM 8 RT 05 Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sempat mengalami gangguan akibat banjir yang merendam badan jalan, Selasa (9/6/2026).

Genangan air yang cukup tinggi membuat para pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas.

Kendaraan bergerak pelan untuk menghindari risiko mogok maupun kecelakaan di tengah kondisi jalan yang tertutup air.

Lokasi ini merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan wilayah Tenggarong dengan Kota Samarinda.

Akibatnya, perlambatan arus lalu lintas tidak dapat dihindari, ketika debit air terus meningkat pada pagi hingga siang hari.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar menerima laporan terkait kondisi tersebut sekitar pukul 10.18 WITA.

Kemudian Petugas dari Pos Tenggarong Seberang langsung menuju lokasi guna melakukan pemantauan dan pengamanan.

Kepala Pos Tenggarong Seberang, Nurdiansyah mengemukakan, ketinggian air saat puncak genangan mencapai sekitar paha orang dewasa.

“Kondisi itu membuat kendaraan harus melintas secara perlahan demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Selama proses penanganan, petugas tidak hanya melakukan pemantauan banjir, tetapi juga membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas tanpa menimbulkan kemacetan yang lebih panjang.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi genangan air mulai berangsur surut.

Kemudian petugas menerapkan pengaturan akses jalan secara bertahap sambil terus memonitor perkembangan debit air di lokasi.

Operasi pengamanan berlangsung hingga pukul 15.12 WITA.

Setelah situasi dinyatakan aman dan arus lalu lintas kembali normal, personel kembali ke pos masing-masing.

Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi kawasan Bukit Raya, agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun karena potensi genangan masih dapat terjadi sewaktu-waktu. (Dri)



Pasang Iklan
Top