
Lahan pertanian di Bunga Jadi, Selasa (9/6/2026).(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Petani Desa Bunga Jadi, Kecanatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menghadapi tantangan minimnya minat generasi muda untuk bertani.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Bunga Jadi, Inna Ismiyati kepada KutaiRaya.com, Selasa (9/6/2026).
Ia mengatakan, minat generasi muda untuk bertani masih minim.
Ini menjadi tantangan bagi pemerintah desa, untuk dapat melanjutkan dan memajukan sektor pertanian di wilayah ini.
"Sektor pertanian ini memiliki potensi bisnis yang luar biasa, jika dikelola dengan baik. Pasalnya pertanian merupakan kebutuhan pangan utama, yang terus dicari oleh masyarakat," katanya.
Adapun upaya pemerintah Desa Bunga Jadi untuk memikat minat generasi milenial, yakni melakukan bimbingan teknis hingga memaksimalkan alat mesin pertanian (alsintan).
"Generasi milenial kita ini masih beranggapan bahwa bertani itu sulit dan tak menghasilkan. Padahal, jika mereka cerdik mengambil peluang, tak menutup kemungkinan jadi petani sukses," ucapnya.
Dia berharap generasi milenial ini bisa tertarik dengan sektor pertanian.
Pemerintah desa hingga daerah siap mendukung dalam memajukan sektor pertanian.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Rifani menjelaskan, terus mendorong generasi muda untuk menggarap sektor pertanian.
"Sangat disayangkan jika generasi muda tak tertarik pada sektor pertanian, karena pertanian saat ini serba menggunakan teknologi bukan manual," kata Rifani.
Hal ini bertujuan untuk memudahkan petani dalam melakukan aktivitas mereka, sehingga hasil pertanian bisa maksimal. (Ary)