• Senin, 03 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pelaku UMKM Desa Loa Kulu Kota.(Foto:Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) : Keseriusan Pemerintah Desa Loa Kulu Kota dalam upaya mengembangkan kiprah pelaku UMKM yang dilibatkan pada setiap mengadakan event perlu diapresiasi.

Pemerintah Desa paham bahwa yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM ialah event atau wadah keramaian, sehingga dagangan para pelaku UMKM setempat laku terjual.

Hal ini diungkapkan salah satu pelaku UMKM cemilan dan minuman, Ati asal Desa Loa Kulu Kota pada Kutairaya, Sabtu (6/9/2025).

"Alhamdulillah kami para pelaku UMKM di berikan kesempatan dan difasilitasi oleh pemerintah desa untuk berjualan disetiap event, terbaru yang masih berlangsung event open race perahu ketinting. Hal ini menunjukkan keseriusan dan dukungan pemerintah desa, terhadap peningkatan ekonomi masyarakat," ungkap Ati.

Sebagai informasi, ada sekitar 10 UMKM yang dilibatkan untuk berjualan ditengah event Open Race perahu ketinting yang digelar oleh pemerintah desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar.

Menurut Ati, berjualan ditengah keramaian ini merupakan kesempatan yang luar biasa, khususnya dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Ia mengaku, dalam sehari ketika berjualan saat event bisa memperoleh minimal Rp 500 ribu.

"Kalau dihari biasa pendapatan yang diperoleh hanya sekitar Rp 200 ribu, berbeda ketika ada event bisa mencapai Rp 500 ribu," sebutnya.

Pihaknya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh pemerintah desa Loa Kulu Kota.

"Harapannya event di Loa Kulu Kota dapat memikat daya tarik pengunjung, untuk datang menyaksikan event yang digelar," harap Ati.

Sementara itu, Kepala Desa Loa Kulu Kota Muhammad Rizali menjelaskan, pemerintah desa memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berjualan disetiap keramaian, termasuk pada event open race perahu ketinting ini.

"Kesempatan itu merupakan bentuk dukungan kami kepada pelaku UMKM, dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat," jelas Mohammad Rizali.

Pihaknya menegaskan, event yang digelar oleh pemerintah desa ini harus memiliki dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Jangan sampai event, tak ada manfaatnya bagi masyarakat.

"Masyarakat sangat merasa senang, jika diberikan kesempatan untuk berjualan," pungkasnya. (Ary)



Pasang Iklan
Top