
Lurah Kelurahan Baru Saat menyerahkan hadiah.
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Lomba Begera
Kegiatan yang berlangsung sebelum waktu sahur tersebut akhirnya ada tiga grup yakni Juara I Khong Guan, Juara 2 Three All, dan Juara 3 Big Bro. Ketiga pemenang tersebut ditetapkan sebagai pemenang setelah melalui penilaian dari tim juri.
Ketua Yayasan Masjid Jami
"Dan alhamdulilah pada malam hari ini juga cukup sukses kami laksanakan dan pesertanya ada 11. Tapi untuk tahun ini khusus dari tenggarong, kalau tahun tahun sebelumnya ada peserta dari beberapa kecamatan. Mudah-mudahan tahun depan bisa diselenggarakan lebih meriah lagi." ungkapnya.
Samsul mengatakan untuk tahun ini kegiatan utamanya hanya begerakan sahur saja, tapi ada beberapa kegiatan kecil yang dilaksanakan untuk anak-anak hafalan ayat, lomba mewarnai, kalau yang rutin disini selama ramadhan ada kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI.
"Kemudian kami juga ada potong rambut geratis bekerjasama dengan beberapa barbershop di Tenggarong akan kami laksanakan. Mudah-mudahan kedepan kita bisa melaksanakan setiap tahun dan jumlah peserta yang meningkat. Kegiatan ini murni dari jamaah. Artinya kami menyelenggarakan kegiatan ini dari jamaah dan untuk jamaah. Untuk jalurnya sekitar kampung baru saja kurang lebih 1 kilometer supaya tidak terlalu jauh." katanya.
Untuk total hadiah yang disiapkan kurang lebih Rp 12 juta untuk seluruh pemenang dari juara 1, 2, 3 dan lainya. Selain uang pembinaan, piala, sertifikat, dan ada beberapa bingkisan.
Sementara Lurah Baru Bayu Ramanda Bani Nugraha mengungkapkan, selaku pemerintah mendukung dan mensuport berbagai kegiatan positif yang dilakukan masyarakat terutama teman teman Irma Masjid Sajid yang sangat kreatif dari tahun ke tahun terus melakukan upaya upaya bukan hanya menyemarakan ramadhan dan tentang masjid sajid. Tapi bagaimana mengajak orang untuk sering ke masjid.
"Kedepan, kita pasti harus konsisten melaksanakan lagi, ditambah baik kualitas maupun kuantitas yang bisa berkembang lagi. Supaya masjid ini bukan hanya terkenal datar saja tapi terus meroket keberadaannya dan kelurahan baru pada umumnya."katanya.
Ia juga berharap kegiatan kegaiatan memakmurkan rumah ibadah ini jangan hanya fokus di bulan ramadhan. Disini walau bukan di bulan puasa, tetap ada jemaahnya dua, sap ada jemaahnya. (adv/dri)