
Kepala Desa Sumber Sari Sutarno
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu merasa bersyukur dengan adanya bantuan sumur bor dengan sistem solar cell (tenaga matahari) dari Pemerintah Kabupaten Kukar. Dengan kehadiran sumur tersebut mampu mengatasi kekurangan air yang dialami para petani.
Kepala Desa Sumber Sari Sutarno mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini warganya terkendala terkait air untuk keberlangsungan tanaman pangan. Karena di tahun lalu dipertengahan musim tanam sudah kemarau sampai saat ini. Dan mengakibatkan panennya tidak maksimal karena kekurangan air.
"Di musim tahun ini sebagian ada yang sudah tanam dan sebagian belum karena ketidak adaan air. Makanya dengan adanya program dari pemerintah Kabupaten kukar bekerjasama dengan Kodim 0906 Kukar terkait sumur bor untuk pertanian ini, kami sangat senang dan terbantu. Karena sumur bor menjadi salah satu solusi ketersediaan air di musim kemarau." kata Sutarno Kamis (14/3/24).
Ia mengatakan bahwa sumur yang belum lama diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sekarang sudah dimanfaatkan. Dan kalau cuaca panas luar biasa airnya, karena sumur bor tersebut menggunakan solar cell untuk mengalirkan air. Dengan adanya sumur bor ini sangat dirasakan dampaknya bagi petani yang mengalami kesulitan air ketika musim tanam.
"Kami sangat optimis Desa Sumber Sari menjadi salah satu daerah penyumbang pangan bagi Kaltim khususnya Kukar sendiri." tegasnya.
Ia menambahkan terkait pertanian Desa Sumber Sari memang desa pertanian. Artinya hampir 80 persen penduduknya bekerja di sektor pertanian. Untuk lahan pertanian yang dikelola ada sekitar 319 hektare tanaman pangan dan 50 hektare untuk tanaman sayuran yang merupakan komoditi utama di Sumber Sari. Sampai dengan saat ini dua komoditi tersebut memang merupakan penopang ekonomi masyarakat.
"Alhamdulillah perhatian Pemerintah Kabupaten Kukar terkait dengan pertanian juga sangat luar biasa. Pada tahun 2023 ada program Karya Bakti TNI kerjasama antara Kodim 0906 Kukar dengan Pemkab Kukar itu membangun sekitar 4 kilometer jalan usaha tani." ungkapnya.
Kemudian secara berkesinambungan juga dibangun jaringan irigasi baik dari Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum. Selain daripada itu juga ada bantuan alsintan, pupuk, pestisida, dan bantuan handsprayer pada tahun 2023. (adv/dri)