• Rabu, 24 Juli 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) SDN 018 Tenggarong di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., kepada 134 sekolah yang meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan 417 sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional. Penyerahan penghargaan berlangsung di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, KLHK, Jakarta Pusat, pada tanggal 17 Oktober 2023.

Diketahui bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya sekolah dalam mengelola dan menjaga lingkungan sekolah secara kreatif.

Kepala Sekolah SDN 018 Tenggarong, Saida Hafina, mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerjasama tim yang berkesinambungan dan dukungan berbagai pihak. SDN 018 Tenggarong telah berusaha meraih predikat Adiwiyata sejak tahun 2013.

Setelah meraih Adiwiyata Kabupaten pada tahun 2013, sekolah ini terus berupaya meningkatkan prestasinya hingga meraih Adiwiyata Mandiri di tahun 2023.

"Kesuksesan ini adalah hasil dari kerja tim yang melibatkan dewan guru, komite sekolah, dan pihak ketiga yang terus mendukung kegiatan di SDN 018 Tenggarong." jelasnya.

SDN 018 Tenggarong mengusung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) dengan enam unsur utama, termasuk kebersihan lingkungan dan sanitasi, pengelolaan sampah, konservasi air, konservasi energi, pemeliharaan tanaman dan menanam, serta inovasi.

"Inovasi yang diterapkan di bidang IT termasuk mengurangi penggunaan kertas dalam ujian semester dan ujian sekolah dengan menggunakan Google Form." ujarnya.

Selain pengelolaan sampah, sekolah ini juga menerapkan berbagai kebijakan berkelanjutan, seperti kantin sehat tanpa plastik, menganjurkan peserta didik membawa botol minuman sendiri, dan penghematan penggunaan kertas.

"Kami berharap bahwa program ini akan terus berlanjut dan menanamkan karakter peduli dan cinta lingkungan kepada siswa." tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top