• Selasa, 26 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - DPD II Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara resmi mendaftarkan 45 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPU Kukar, Minggu (14/05/2023).

Hadir langsung Ketua DPD Golkar Kukar Hasanuddin Masud diikuti seluruh pengurus inti partai, para Bacaleg, kader hingga ratusan simpatisan.

Rombongan DPD Golkar Kukar diterima Ketua KPU Kukar Purnomo didampingi 4 Komisioner lainnya.

Usai mendaftarkan Bacaleg nya, Ketua Harian DPD II Golkar Kukar Abdul Rasyid mengatakan, sebagaimana instruksi dari DPP, maka DPD Golkar Kukar melaksanakan pendaftaran caleg di Kutai Kartanegara, dan kami bersyukur secara kuota di Kutai Kartanegara telah diisi oleh 45 dan hari ini sudah kita sampaikan ke KPU Kukar.

"Semoga apa yang proses kita lakukan ini berjalan lebih baik sehingga kesiapan kedepan tinggal menyiapkan untuk menghadapi bulan Februari 2024. Artinya mudah-mudahan dengan ditetapkannya semua caleg yang ada di Golkar maka kedepan sudah bisa kerja melakukan pendalaman bekerja kesiapan Pileg 2024," ujarnya.

Rasyid mengaku, untuk target kita di Pileg mendatang tentu ingin menjadi pemenang kembali di Kutai Kartanegara.

"Kita ingin meraih kemenangan lagi di Kukar, bisa 15 kursi yang saat ini sudah kita raih, atau bisa lebih dari itu yang pasti target kita lebih dari sekarang," tegasnya.

Ia menambahkan, untuk latar belakang para Bacaleg yang didaftarkan sekarang itu bermacam-macam, karena proses sosialisasi dan seleksi kita juga ketat, ada yang dari perusahaan, ada birokrat, ada yang dari internal partai politik dan juga simpatisan kita yang kita anggap minimal mampu memenuhi persyaratan dan layak untuk kita turunkan di Pileg 2024.

"Untuk saat ini juga masih banyak petahana yang kita banyak turunkan. Prosesnya juga terus berjalan," imbuhnya.

Terkait adanya kader yang pindah partai, lanjut Rasyid, tentu sikap dari partai Golkar biasa-biasa saja, karena dinamika politik kan memang seperti itu.

"Ya mungkin pada saat sekarang tidak cocok, tapi kita tidak mempersoalkan masalah itu, karena kita juga banyak kader di Kutai Kartanegara dan tidak mempermasalahkan kalau memang ada yang keluar dan segala macam, artinya proses ini sudah cukup dievaluasi, kita memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi kader-kader terbaik kita untuk maju di Pileg 2024," tandasnya. (One)



Pasang Iklan
Top