
Suasana Nobar Cafe Sun Up, Jl. Perjuangan 1 Kota Samarinda, Jum
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan pecinta sepak bola. Duel dua kekuatan Eropa ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim tampil impresif sejak fase grup hingga babak 16 besar.
Antusiasme menyambut pertandingan juga terasa di Kota Samarinda. Sejumlah penggemar sepak bola telah menyiapkan agenda nonton bareng untuk menyaksikan perebutan satu tiket menuju semifinal.
Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil solid sepanjang turnamen. Tim asuhan Luis de la Fuente mengandalkan permainan berbasis penguasaan bola, pressing tinggi, serta organisasi pertahanan yang disiplin. Hingga babak perempat final, La Roja menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik dan belum kebobolan dalam lima pertandingan.
Secara materi pemain, Spanyol mengombinasikan talenta muda dan pemain berpengalaman. Lamine Yamal menjadi ancaman utama dari sektor sayap berkat kecepatan dan kemampuan menggiring bola. Di lini depan, Mikel Oyarzabal tampil tajam sebagai penyelesai peluang. Sementara lini tengah dikomandoi Rodri dan Pedri yang berperan mengatur tempo permainan, sedangkan Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella menjaga lini pertahanan di depan penjaga gawang Unai Simón.
Di kubu seberang, Belgia datang dengan modal produktivitas lini depan. Tim besutan Rudi Garcia mengandalkan permainan yang lebih langsung melalui transisi cepat dan serangan balik. Meski lebih banyak memberikan ruang kepada lawan, Belgia dikenal efektif dalam memanfaatkan setiap peluang yang didapat.
Kekuatan Belgia bertumpu pada kreativitas Kevin De Bruyne sebagai pengatur serangan. Di lini depan terdapat Romelu Lukaku yang menjadi target man utama, sementara Jérémy Doku mengandalkan kecepatan dari sisi sayap. Di bawah mistar, Thibaut Courtois menjadi sosok penting yang kerap menggagalkan peluang lawan, sedangkan Charles De Ketelaere turut memberikan variasi serangan melalui lini kedua.
Warga Samarinda sekaligus pendukung Spanyol, Ahmad Rizky, optimistis La Roja mampu mengamankan kemenangan berkat kualitas permainan kolektif yang dimiliki.
"Saya optimistis Spanyol menang. Mereka bermain lebih rapi, sabar membangun serangan, dan pertahanannya juga sangat disiplin. Kalau bisa menguasai bola sejak awal, Belgia akan kesulitan mengembangkan permainan," ujar Ahmad Rizky, Jum
Menurut Rizky, keberadaan Rodri dan Pedri menjadi kunci keberhasilan Spanyol dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
"Sekarang Spanyol bukan cuma mengandalkan tiki-taka, tetapi juga pressing yang agresif. Itu membuat lawan sulit mengembangkan permainan," katanya.
Sementara itu, pendukung Belgia, Fajar Ramadhan, meyakini tim favoritnya masih memiliki peluang besar untuk memberikan kejutan.
"Belgia punya pemain-pemain berpengalaman. Kalau Kevin De Bruyne bisa mengatur tempo dan Lukaku mendapat ruang di depan, saya yakin mereka bisa mengejutkan Spanyol," tuturnya.
Fajar menilai Belgia sebaiknya tidak terpancing bermain terbuka melawan Spanyol.
"Strategi terbaik adalah bertahan rapat lalu menyerang balik dengan cepat. Belgia punya pemain-pemain cepat dan penyelesaian akhir yang sangat berbahaya," ucapnya.
Secara taktikal, pertandingan diperkirakan menjadi duel dua gaya bermain berbeda. Spanyol akan tetap mengusung formasi 4-3-3 dengan mengandalkan dominasi penguasaan bola dan serangan dari kedua sisi lapangan. Sebaliknya, Belgia kemungkinan bermain lebih pragmatis melalui pertahanan yang rapat sebelum melancarkan serangan balik cepat memanfaatkan kecepatan Doku serta ketajaman Lukaku.
Selain menjadi pertarungan kualitas pemain, laga ini juga diprediksi menghadirkan adu kecerdikan strategi antara Luis de la Fuente dan Rudi Garcia. Siapa pun pemenangnya akan melangkah ke babak semifinal dan menghadapi Prancis yang telah lebih dahulu memastikan tiket usai menyingkirkan Maroko.
Dengan kekuatan yang relatif berimbang, duel Spanyol kontra Belgia diperkirakan berlangsung ketat. Ketajaman lini depan Belgia akan diuji oleh kokohnya pertahanan Spanyol dalam pertandingan yang diprediksi menjadi salah satu laga terbaik di babak perempat final Piala Dunia 2026. Laga akan dipertandangkan pukul 03.00 WITA nanti atau Sabtu pagi (11/07/2026). (*Abi)