• Sabtu, 11 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian foto bersama disela sela acara Bimtek.


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Sadar Wisata. Acara tersebut dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Sabtu (15/4/2023).

Bimtek dengan tema “Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Sadar Wisata Melalui Media Sosial” ini turut dihadiri Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini M Paham, dan mengundang narasumber Dudisugandi Content Creator I Photography dari Bandung, Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi, serta para peserta baik dari media maupun infuencer.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan peran media dan para influencer itu sangat penting dan untuk perannya secara sinergi dan produktif pasti ada ilmunya. Jadi tidak sendiri-sendiri, kemudian juga sebaliknya influencer nya memberikan pengaruh yang malah negatif.

"Kalau ada satu orang aja memberitakan hal negatif tentang daerah kita itu, sudah membuat banyak orang ragu datang ke Kaltim. Oleh karena itu, sebaiknya kita secara kolektif membuat gerakan memasarkan data dan ekonomi kreatif kita secara sistematis sehingga ini menjadi perhatian." ungkapnya.

Ia menyebut sekarang Kaltim dengan menjadi IKN Nusantara maka mata dunia memandang kesini, namun masih butuh persiapan baik itu Sumber Daya Manusia (SDM) maupun wisatanya.

"Inilah nanti dengan bantuan Kemenparekraf, kita juga ingin mendapat feedback dari peserta. Sebenarnya bentuk kapasitas apa lagi yang dibutuhkan dari sisi keahlian, keterampilan bahkan sertifikasi juga bagian. Misalnya sertifikasi pemandu wisata itu juga bagian dari apa yang sedang dilakukan Kemenparekraf saat ini." jelasnya.

Sementara Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini M Paham mengatakan peran masyarakat, terutama media dan influencer sangat penting dalam meningkatkan sektor pariwisata melalui konten-konten positif.

Salah satu cara sederhana untuk menyeimbangkan itu adalah dengan membuat konten positif. Jika dilakukan secara bersamaan, akan meningkatkan pemberitaan positif tentang destinasi di masing-masing daerah di Kaltim,

"Banyak subsektor ekonomi kreatif yang dapat diangkat, karena ada 17 sektor yang berbeda,"ujarnya.

Dirinya berharap yang menjadi keinginan besar bu Hetifah untuk mendorong kegiatan kerjasama sertifikasi ini bukan hanya sebagai bukti, namun juga dengan destinasinya. Sehingga Kaltim mempunyai tenaga profesional di setiap destinasi yang sudah tersertifikasi.

"Untuk selanjutnya akan kita mendorong sertifikasi fotografi, MC, dan lainnya. Sehingga profesi dan bidang lain bisa terakomodir dengan baik." tutupnya. (*dri)



Pasang Iklan
Top