
Seekor buaya berukuran sekitar tiga meter di kawasan pesisir Perumahan Griya Berkah Insani Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.(Foto: Polsek Balikpapan Timur/KutaiRaya.com).
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Kemunculan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter di kawasan pesisir Perumahan Griya Berkah Insani (GBI), Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, membuat petugas melakukan pengamanan.
Setelah beberapa jam dipantau, reptil tersebut akhirnya berhasil dievakuasi ke lokasi penangkaran di kawasan Teritip, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (6/11/2026) malam.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP Muhammad Chusen menjelaskan, keberadaan buaya pertama kali diketahui petugas keamanan perumahan bernama Ridwan saat melaksanakan patroli rutin sekitar pukul 16.00 Wita.
Saat itu, buaya terlihat berada di tepi pantai dalam kondisi berjemur. Menyadari potensi bahaya, petugas keamanan segera melaporkan temuan tersebut kepada komandan regu untuk diteruskan kepada pengelola perumahan.
"Diduga petugas keamanan melihat pertama kali langsung melaporkan temuan tersebut kepada komandan regu untuk diteruskan kepada pihak pengelola perumahan," jelas Chusen, saat dikonfirmasi pada hari Sabtu (7/11/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan pemantauan dari jarak aman untuk mengetahui pergerakan satwa, sekaligus mengantisipasi kemungkinan buaya mendekati kawasan permukiman.
Sekitar pukul 21.00 Wita, buaya diketahui telah berpindah sekitar 200 meter dari lokasi awal, bergerak dari arah barat menuju timur.
Setengah jam kemudian, tim Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Setelah melalui proses pengamanan, buaya akhirnya berhasil ditangkap sekitar pukul 22.00 Wita.
Selanjutnya, satwa liar tersebut dievakuasi menuju lokasi penangkaran di kawasan Teritip untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Proses evakuasi melibatkan Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, BPBD Balikpapan Timur, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar, serta petugas keamanan Perumahan GBI.
Chusen mengimbau masyarakat, khususnya warga yang bermukim di kawasan pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan satwa liar berbahaya.
Ia juga meminta masyarakat tidak mencoba menangkap, mendekati, ataupun melakukan penanganan sendiri apabila menemukan buaya di sekitar permukiman.
"Masyarakat apabila menemukan keberadaan buaya, segera laporkan kepada petugas atau instansi berwenang agar dapat dilakukan penanganan secara tepat dan aman. Jangan mengambil tindakan sendiri yang justru dapat membahayakan keselamatan," imbaunya.
Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama di sekitar pantai dan perairan yang berdekatan dengan permukiman. (Las)