• Sabtu, 07 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dispar Kukar, Muhammad Sadli.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kelengkapan data destinasi wisata dan aktivitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menjadi modal Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menghadapi penilaian Arindama 2026. Pemerintah daerah berharap kesiapan administrasi dan potensi wisata yang ditampilkan mampu mengantarkan Kukar meraih juara pertama.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dispar Kukar, Muhammad Sadli, mengatakan seluruh dokumen persyaratan yang diminta pemerintah provinsi telah dipenuhi. Data tersebut mencakup objek wisata yang berkembang, kelengkapan administrasi, fasilitas pendukung, hingga aktivitas Pokdarwis dalam mengelola destinasi.

Menurutnya, penilaian Arindama menjadi kesempatan bagi Kukar untuk menunjukkan perkembangan sektor pariwisata, khususnya destinasi yang tumbuh melalui keterlibatan masyarakat.

Salah satu potensi yang ditampilkan dalam pemaparan Sekretaris Daerah Kukar adalah Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo yang dikelola Pokdarwis Mahoni. Destinasi ini dipilih karena dinilai memiliki perkembangan positif dan mampu menjangkau wisatawan dari luar daerah.

“Pengunjungnya tidak hanya dari Kukar, tetapi juga ada yang datang dari Samarinda, Balikpapan, dan daerah lainnya. Ini menunjukkan destinasi tersebut mulai dikenal lebih luas,” jelas Sadli Sabtu (7/11/2026).

Ia mengungkapkan, pemilihan destinasi yang mewakili Kukar dalam Arindama dilakukan berdasarkan perkembangan masing-masing objek wisata. Aspek popularitas, jumlah kunjungan, serta kualitas pengelolaan menjadi pertimbangan dalam menentukan destinasi yang ditampilkan.

Meski tahun ini Bukit Mahoni menjadi salah satu andalan, Dispar tetap membuka peluang bagi destinasi wisata lainnya untuk mewakili Kukar pada penilaian tahun mendatang. Dengan demikian, seluruh pengelola wisata dan Pokdarwis diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengelolaan destinasi.

Sadli menambahkan, pihaknya cukup optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan. Bahkan, berdasarkan kelengkapan data yang disiapkan, Kukar dinilai memiliki modal yang baik untuk bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Timur.

Pengalaman meraih juara kedua pada penilaian sebelumnya juga menjadi motivasi untuk meningkatkan capaian tahun ini. Dispar Kukar berharap potensi wisata yang ditampilkan dapat memberikan hasil maksimal.

“Kami berharap minimal masuk tiga besar. Namun, target kami tentu juara pertama agar prestasi sebelumnya bisa ditingkatkan,” pungkasnya. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top