
Penutupan acara Porwada 2026.(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com) : Kontingen wartawan Kota Samarinda sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Dengan mengoleksi 24 medali, Samarinda berhasil keluar sebagai juara umum pada kompetisi yang berlangsung di Balikpapan, 4-5 November 2026.
Dominasi kontingen Samarinda terlihat dari perolehan delapan medali emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu. Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Samarinda menduduki posisi teratas dalam klasemen akhir perolehan medali Porwada IV Kaltim.
Keberhasilan ini juga menjadi kabar menggembirakan bagi para atlet wartawan Samarinda. Pasalnya, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, sebelumnya telah menjanjikan bonus bagi anggota kontingen yang berhasil menyumbangkan medali dalam ajang olahraga antarwartawan se-Kaltim tersebut.
Kepastian Samarinda sebagai juara umum diumumkan dalam acara penutupan Porwada IV Kaltim yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan, Kamis (5/11/2026) malam.
Sementara itu, posisi kedua klasemen akhir ditempati kontingen Kabupaten Berau dengan raihan 10 medali, meliputi lima emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Adapun Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menempati peringkat ketiga setelah mengumpulkan tujuh medali, masing-masing tiga emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Penutupan Porwada IV Kaltim dilakukan Asisten Bidang Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Sudirman Jaya Laksana, yang hadir mewakili Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas
Dalam sambutannya, Sudirman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi olahraga wartawan tersebut. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak.
"Alhamdulillah, kami bersyukur pelaksanaan Porwada di Balikpapan sukses dan berjalan lancar," ujar Sudirman.
Menurutnya, Porwada memiliki makna lebih luas daripada sekadar persaingan memperebutkan medali. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama insan pers sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik antara media dan pemerintah daerah.
Ia berharap semangat sportivitas yang ditunjukkan selama pertandingan dapat berjalan beriringan dengan komitmen wartawan dalam menjaga profesionalisme dan independensi ketika menjalankan tugas jurnalistik.
"Meski berolahraga, tetapi wartawan tetap harus profesional dalam profesinya," tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Abdurrahman Amin, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi.
Ia mengapresiasi perjuangan para atlet wartawan yang menunjukkan semangat kompetisi sekaligus menjaga kebersamaan sepanjang pelaksanaan Porwada.
Abdurrahman menilai keberhasilan seluruh kontingen membawa pulang medali menjadi gambaran persaingan berlangsung positif dan memberikan pengalaman berharga bagi peserta.
"Kami bersyukur karena semua dalam keadaan sehat. Semua kontingen mendapatkan medali. Datang bahagia, pulang bahagia," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Balikpapan, Debi Aditya, mengaku bersyukur atas kelancaran penyelenggaraan Porwada IV Kaltim. Tingginya antusiasme peserta menjadi salah satu hal positif yang mewarnai pelaksanaan kegiatan selama dua hari tersebut.
Sebagai tuan rumah, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas pendukung pertandingan.
Debi berharap pengalaman penyelenggaraan di Balikpapan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Porwada pada tahun-tahun berikutnya.
Pada kesempatan tersebut, turut diumumkan, Kabupaten Kutai Kartanegara akan menjadi tuan rumah Porwada V Kaltim pada 2027 mendatang.
Acara penutupan turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Balikpapan, para ketua PWI kabupaten dan kota se-Kaltim, serta jajaran Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltim.
Dengan berakhirnya Porwada IV Kaltim, Samarinda resmi membawa pulang predikat juara umum, sekaligus menegaskan kekuatan kontingen wartawannya dalam persaingan olahraga antardaerah di Kalimantan Timur. (*Yud)