• Kamis, 05 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Camat Anggana, Rokip, Rabu (4/11/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mempercepat pemanfaatan Pasar Anggana di Desa Sungai Meriam untuk menata aktivitas perdagangan, sekaligus mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada pagi hari.

Pasar yang telah dibangun pemerintah daerah sejak 2016 dan beberapa kali direhabilitasi itu ditargetkan mulai beroperasi paling lambat Januari 2027.

Pemerintah kecamatan berharap fasilitas tersebut segera dimanfaatkan sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi pedagang dan masyarakat.

Camat Anggana, Rokip mengatakan, pengoperasian pasar menjadi salah satu prioritas pemerintah kecamatan pada tahun ini.

Berbagai persiapan dilakukan agar pasar yang telah tersedia tidak sekadar menjadi bangunan, tetapi benar-benar berfungsi sesuai tujuan pembangunannya.

"Harapan kami, tahun ini bisa mulai dioperasionalkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Rokip kepada KutaiRaya.com, Rabu (4/11/2026).

Untuk mempercepat proses tersebut, pemerintah kecamatan telah membentuk tim percepatan pemanfaatan Pasar Anggana.

Tim yang melibatkan pemerintah desa dan sejumlah unsur terkait itu mulai bekerja, termasuk melakukan pendataan serta menyiapkan kebutuhan sebelum pasar dibuka.

Ia menuturkan, pemerintah menargetkan seluruh persiapan dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026.

Apabila belum memungkinkan, pasar diharapkan sudah dapat diresmikan dan difungsikan pada awal 2027.

Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menata aktivitas pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalan.

Kegiatan jual beli pada pagi hari kerap membuat macet arus kendaraan, terutama ketika masyarakat mulai beraktivitas.

Dengan mengarahkan pedagang ke lokasi pasar, pemerintah berharap kegiatan perdagangan dapat berlangsung lebih terpusat dan tertib.

"Kami ingin pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan bisa masuk ke pasar. Dengan begitu, aktivitas jalan lebih lancar dan kegiatan ekonomi masyarakat juga dapat berkembang," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah kecamatan bersama sejumlah pihak telah melaksanakan gotong royong untuk membersihkan kawasan pasar.

Namun, ia menegaskan, upaya tersebut perlu dilanjutkan dengan langkah pengelolaan dan pemanfaatan yang terencana agar fasilitas pasar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Pemerintah kecamatan kini mendorong koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kesiapan pasar, termasuk pendataan pedagang dan penataan aktivitas perdagangan, sebelum operasional dimulai.

Ia mengaku optimistis, apabila pasar dapat difungsikan sesuai target, manfaatnya akan dirasakan oleh berbagai pihak.

Pedagang memperoleh lokasi berjualan yang lebih tertata, masyarakat lebih mudah berbelanja, sementara pengguna jalan dapat menikmati arus lalu lintas yang lebih lancar. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top