• Rabu, 04 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Foto bersama pada kegiatan Ekspose kesiapan penyelenggaraan MTQH XLVI Kaltim 2026 di Pendopo Odah Etam, Selasa (3/11/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)

‎‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026.
‎
‎Berbagai aspek penyelenggaraan mulai dari jadwal lomba, venue, maskot hingga pelayanan kafilah dipastikan telah dipersiapkan secara matang.
‎
‎Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono saat ekspose kesiapan penyelenggaraan MTQH XLVI Kaltim 2026 di Pendopo Odah Etam, Selasa (3/11/2026).
‎
‎Ia mengatakan, Pemkab Kukar telah mendapatkan persetujuan dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kaltim terkait rencana kegiatan, jadwal perlombaan, maskot dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan lainnya.
‎
‎Menurutnya, persetujuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan MTQH berjalan sesuai rencana.
‎
‎"Alhamdulillah, hari ini kita sudah mendapat restu dari pengurus LPTQ Provinsi. Insyaallah, Kukar dinyatakan siap," ujar Sunggono.
‎
‎Ia menjelaskan, Pemkab Kukar juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengurangi potensi kendala selama kegiatan berlangsung.
‎
‎Beberapa hal yang menjadi perhatian, di antaranya pengaturan kehadiran penonton, memastikan anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman, serta mengatur waktu pelaksanaan agar tidak berlangsung terlalu larut malam.
‎
‎Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, nyaman dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir.
‎
‎"Semua rencana sudah kita susun secara detail. Risiko-risiko yang mungkin terjadi juga sudah kita mitigasi, sehingga nanti pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
‎
‎Dari sisi fasilitas, Pemkab Kukar telah menyiapkan desain pemanfaatan ruang di seluruh venue dan arena perlombaan.
‎
‎Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, panitia juga melibatkan Event Organizer (EO) yang memiliki pengalaman menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi Kaltim.
‎
‎Dengan pengalaman tersebut, pemerintah berharap pengelolaan venue, perlombaan dan berbagai kebutuhan teknis dapat berjalan lebih optimal.
‎
‎Sementara itu, Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni mengapresiasi kesiapan Pemkab Kukar dalam menyambut pelaksanaan MTQH XLVI.
‎
‎Ia menyampaikan dukungan pelayanan dan keramahan tuan rumah menjadi nilai penting dalam memberikan kenyamanan bagi seluruh kafilah.
‎
‎Menurutnya, dukungan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura juga menjadi keistimewaan tersendiri, termasuk rencana jamuan khusus bagi peserta pada kegiatan Pawai Taaruf.
‎
‎"Kita berharap seluruh kafilah dari kabupaten dan kota di Kalimantan Timur bisa merasa nyaman selama mengikuti penyelenggaraan MTQH di Kukar," ucapnya.
‎
‎Ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan listrik selama kegiatan berlangsung.

Pemprov Kaltim melalui panitia provinsi berencana menyurati PLN untuk meminta dukungan agar tidak terjadi pemadaman listrik selama penyelenggaraan MTQH.
‎
‎Hal ini dinilai penting, terutama untuk mendukung pelaksanaan perlombaan pada pagi hingga sore hari serta kegiatan utama pada malam hari. ‎ (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top