• Jum'at, 30 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Kegiatan Gotong Royong Dispar Kukar.(Foto: Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan gotong royong Jumat (30/10/2026), untuk menata lingkungan kantor sekaligus melakukan pembenahan arsip dan inventaris barang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh pegawai.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar membersihkan lingkungan kantor, tetapi juga menjadi momentum untuk menata kembali ruangan serta memilah barang-barang yang sudah tidak digunakan.

Menurutnya, sejumlah arsip lama, lemari, meja, hingga perlengkapan kantor yang sudah tidak terpakai akan dipindahkan sementara ke record center atau pusat penyimpanan arsip di kawasan Waduk Panji Sukarame.

"Tujuan utamanya adalah menata kembali ruangan dan menginventarisasi barang-barang yang sudah tidak digunakan. Barang-barang tersebut, termasuk arsip lama yang direncanakan untuk dihapuskan, sementara dipindahkan ke pusat penyimpanan arsip," ujarnya.

Ia menjelaskan, arsip lama yang memenuhi kriteria penghapusan nantinya akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Begitu pula dengan barang inventaris yang mengalami kerusakan atau sudah tidak layak digunakan.

Untuk barang-barang tersebut, tim aset akan melakukan penilaian terlebih dahulu guna menentukan kelayakan penggunaannya maupun proses penghapusan sesuai prosedur.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan seluruh bidang di lingkungan Dispar Kukar. Setiap bidang diberikan tanggung jawab untuk menata kembali ruang kerja masing-masing, termasuk memilah arsip dan barang yang masih digunakan maupun yang perlu dipindahkan.

Lebih lanjut, Awang Ivan menyebutkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan nilai-nilai Sapta Pesona di lingkungan internal instansi. Menurutnya, sebagai perangkat daerah yang membidangi sektor pariwisata, Dispar harus terlebih dahulu memberikan contoh sebelum mengajak masyarakat dan pengelola destinasi wisata menerapkannya.

Sapta Pesona sendiri mencakup tujuh unsur, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan di objek wisata, tetapi juga menjadi budaya dalam lingkungan kerja.

"Sebagai instansi yang membawahi sektor pariwisata, kami tidak hanya menyampaikan teori mengenai Sapta Pesona kepada masyarakat dan pengelola wisata, tetapi juga harus menerapkannya terlebih dahulu di lingkungan kantor sendiri. Pembinaan harus dimulai dari rumah kita sendiri," jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, seluruh ASN semakin memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja. Sebab, kondisi kantor yang bersih, tertata, dan representatif diyakini dapat meningkatkan semangat serta produktivitas pegawai.

Ke depan, Dispar Kukar berencana menjadikan kegiatan gotong royong sebagai agenda rutin. Tidak hanya untuk pembenahan lingkungan kantor, tetapi juga sebagai langkah membangun budaya kerja yang lebih tertib, bersih, dan peduli lingkungan. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top