
Plt. Kepala Dispar Kukar Awang Agus Dharmawan.(Foto: Andri/Kutairaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan sarana dan prasarana penunjang destinasi wisata. Salah satu perhatian utama ialah akses jalan menuju objek wisata yang hingga kini masih belum memadai di sejumlah kawasan.
Plt. Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan peningkatan infrastruktur pariwisata membutuhkan sinergi dengan perangkat daerah terkait, sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Menurutnya, pembangunan akses jalan lingkungan menjadi ranah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Karena itu, Dispar Kukar akan mendorong koordinasi agar kebutuhan infrastruktur pendukung destinasi wisata dapat ditangani secara bertahap.
“Untuk akses jalan lingkungan, kewenangannya ada di Dinas Perkim. Nantinya, kolaborasi dengan dinas-dinas terkait diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sarana penunjang objek wisata yang ada. Rata-rata akses jalan di sejumlah destinasi memang masih belum memadai,” jelas Awang Jum
Selain mendorong peningkatan infrastruktur, Dispar Kukar juga terus melakukan pembinaan terhadap kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Langkah ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), bimbingan teknis (bimtek), pelatihan, hingga sertifikasi.
Awang menilai penguatan kapasitas pengelola menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata. Dengan kemampuan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat mengelola potensi wisata secara lebih profesional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.
Terkait bantuan fasilitas homestay di kawasan Danau Semayang, Awang menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan program Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, bukan bantuan dari Dispar Kukar.
Sementara itu, pengembangan objek wisata Puncak Gunung Pagole di Dusun Mulia Harapan, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebulu, terus diupayakan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama alam dari ketinggian.
Kepala Dusun Mulia Harapan, Nikosius Kuang, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas dasar di kawasan wisata tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Pembangunan akses jalan dan toilet menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan pengunjung.
“Untuk pembangunan jalan dan WC itu sudah dalam proses. Sebagian besar sudah selesai, tinggal tahap finishing,” ungkap Nikosius.
Penyelesaian fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendukung pengembangan Puncak Gunung Pagole sebagai salah satu tujuan wisata alam di Kecamatan Sebulu.
Melalui kolaborasi lintas OPD, pembinaan Pokdarwis, dan peningkatan fasilitas dasar, Dispar Kukar berharap potensi wisata daerah dapat dikembangkan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. (Adv/Dri)