• Jum'at, 23 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



General Manager Swiss-Belhotel Balikpapan, Eksi Ayuningtyas (kiri) bersama Ketua Hastana Indonesia DPW Kalimantan Timur, Ery Praditha, saat melakukan penandatanganan kerja sama, pada acara A Day of Connections di Mahakam Ballroom Swiss-Belhotel Balikpapam, Jumat (23/10/2026).(Foto: Sulastri/KutaiRaya.com)


BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Tren pernikahan yang semakin beragam mendorong pelaku industri wedding di Balikpapan berinovasi menghadirkan layanan yang lebih fleksibel dan sesuai anggaran calon pengantin.

Menjawab kebutuhan tersebut, Swiss-Belhotel Balikpapan menjalin kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Jasa Pernikahan Indonesia (Hastana Indonesia) DPW Kalimantan Timur.

Kolaborasi ini menghadirkan beragam pilihan layanan, mulai dari paket resepsi konvensional, Chinese wedding hingga intimate wedding dengan harga mulai Rp16 juta untuk 60 orang. Kerja sama tersebut juga membuka pilihan penyewaan ruangan tanpa harus mengambil paket makanan dari hotel.

General Manager Swiss-Belhotel Balikpapan, Eksi Ayuningtyas, mengatakan kerja sama resmi diberlakukan sebagai langkah memperluas kolaborasi bisnis, sekaligus mendorong geliat industri pernikahan di Kota Balikpapan.

Menurut Eksi, pelaku usaha perlu menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang. Salah satunya melalui konsep pernikahan yang lebih intim serta pilihan layanan yang memungkinkan calon pengantin mengatur acara sesuai kebutuhan.

“Ini salah satu usaha kami untuk meramaikan bisnis di Balikpapan. Kita tahu ada banyak kendala, terutama akibat karhutla. Mudah-mudahan kondisi segera membaik sehingga aktivitas bisnis kembali meningkat, termasuk bagi calon pengantin yang ingin menggelar acara pernikahan,” ujarnya, pada acara A Day of Connections di Mahakam Ballroom Swiss-Belhotel Balikpapam, Jumat (23/10/2026).

Eksi menjelaskan, Swiss-Belhotel Balikpapan menyediakan paket pernikahan dengan pilihan menu Emerald, Sapphire, dan Ruby, dengan harga berkisar Rp220 ribu hingga Rp550 ribu nett/person bergantung pada paket dan menu yang dipilih.

Untuk konsep Chinese wedding, tersedia paket dengan harga Rp350 ribu hingga Rp550 ribu nett/person sesuai pilihan menu.

Hotel tersebut juga menawarkan paket penyewaan ruangan atau room rental package mulai Rp 35 juta hingga Rp 105 juta. Untuk penyewaan satu ballroom selama enam jam, tarifnya Rp 35 juta, sedangkan penggunaan selama delapan jam dibanderol Rp 40 juta.

Salah satu keunggulan kerja sama ini adalah fleksibilitas bagi anggota Hastana untuk menawarkan konsep resepsi dengan pilihan makanan dari luar hotel tanpa biaya corkage, sesuai ketentuan kerja sama.

Skema tersebut memberikan alternatif bagi calon pengantin yang ingin lebih leluasa menentukan kebutuhan konsumsi dan konsep acara tanpa sepenuhnya bergantung pada paket standar hotel.

Selain itu, paket intimate wedding khusus anggota Hastana ditawarkan mulai Rp16 juta untuk 60 orang. Sementara paket untuk 80 orang dibanderol Rp26 juta, dengan komposisi sajian buffet dan tambahan food stall sesuai ketentuan paket.

Konsep pernikahan intim ini dapat diselenggarakan di dalam ruangan maupun area luar ruang dengan pemandangan laut. Pilihan tersebut menjadi alternatif bagi pasangan yang menginginkan suasana lebih personal dengan jumlah undangan terbatas.

Ketua Hastana Indonesia DPW Kalimantan Timur, Ery Praditha, mengatakan industri pernikahan saat ini mengalami perubahan signifikan, terutama dipengaruhi perkembangan media sosial yang turut membentuk preferensi calon pengantin.

Perubahan tersebut menuntut para pelaku usaha wedding untuk beradaptasi, baik dalam penyusunan paket, konsep acara, maupun pola kerja sama dengan penyedia venue dan layanan pendukung lainnya.

“Pelaku industri pernikahan harus mulai bersikap adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Hastana hadir sebagai solusi bagi calon pengantin yang ingin melaksanakan pernikahan dengan bantuan wedding organizer,” kata Ery.

Ia menilai kerja sama dengan Swiss-Belhotel Balikpapan membuka peluang baru bagi anggota Hastana untuk menawarkan lebih banyak pilihan kepada calon pengantin, terutama melalui harga khusus dan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Ery berharap kolaborasi ini dapat berlangsung dalam jangka panjang dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dengan pelaku industri pernikahan lainnya di Balikpapan.

Melalui penandatanganan dokumen kerja sama tersebut, anggota Hastana diharapkan segera menyusun dan memasarkan paket-paket pernikahan yang memanfaatkan fasilitas Swiss-Belhotel Balikpapan.

Kerja sama ini sekaligus menjadi upaya kedua pihak memperkuat ekosistem industri pernikahan lokal di tengah perubahan tren dan pertimbangan anggaran yang semakin diperhatikan calon pengantin. (Las)



Pasang Iklan
Top