
Kabid Pemasaran Dispar Kukar Awang Ivan Akhmad.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan dua event unggulan daerah untuk diusulkan masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2027. Kedua kegiatan tersebut adalah Festival Laut Pesisir Samboja dan Festival Kota Juang Sangasanga.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan kedua festival tersebut memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing yang berpotensi menarik perhatian wisatawan sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.
Festival Laut Pesisir Samboja mengandalkan kekayaan budaya masyarakat pesisir, termasuk ritual tradisi sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut. Sementara itu, Festival Kota Juang Sangasanga memiliki kekuatan pada sejarah perjuangan dan nilai kepahlawanan yang melekat pada daerah tersebut.
Menurut Ivan, potensi budaya dan sejarah menjadi modal penting untuk mengembangkan event yang memiliki identitas kuat serta daya tarik bagi wisatawan.
“Bukan hanya Erau yang kami usulkan. Untuk 2027, rencananya ada dua event lain yang akan kami usulkan, yakni Festival Laut Pesisir Samboja dan Festival Kota Juang Sangasanga,” ujarnya Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, Festival Kota Juang Sangasanga tidak hanya mengangkat hiburan, tetapi juga menghadirkan cerita sejarah perjuangan dan mengenalkan tokoh-tokoh pahlawan. Konsep tersebut menjadi nilai tambah dalam pengembangan wisata berbasis sejarah dan budaya.
Selain kekuatan tema, penyelenggaraan festival juga didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Dispar Kukar berkontribusi melalui dukungan panggung dan penampilan kesenian, sedangkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) membantu aspek penyelenggaraan.
Dukungan lainnya mencakup bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pameran yang melibatkan perangkat daerah terkait. Sinergi ini dinilai dapat memperkuat pelaksanaan festival sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Ivan menilai kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan usulan ke KEN. Perencanaan yang matang, penguatan identitas budaya, serta dukungan berbagai pihak diharapkan membuat event daerah semakin kompetitif di tingkat nasional.
"Kami berharap kedua festival tersebut dapat memperoleh kesempatan masuk dalam KEN 2027 sehingga promosi pariwisata Kukar semakin luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan," ungkapnya.
Selain meningkatkan kunjungan, pengembangan event unggulan juga diharapkan memberikan dampak terhadap pelestarian budaya, pengenalan sejarah daerah, serta pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM di Kukar. (Adv/Dri)