• Jum'at, 23 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Gedung Ekraf Kukar.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong percepatan penyelesaian Gedung Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) di Tenggarong agar segera difungsikan sebagai pusat aktivitas pelaku ekonomi kreatif.

Plt. Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan penyelesaian gedung yang mulai dibangun sejak 2023 tersebut membutuhkan penuntasan sejumlah aspek teknis, termasuk aksesibilitas menuju lokasi dan kelengkapan fasilitas pendukung bagi pelaku kreatif.

“Dari tinjauan hari ini, kami mencatat sejumlah hal teknis yang harus segera dituntaskan, mulai dari aksesibilitas menuju lokasi hingga pengadaan fasilitas untuk tujuh subsektor kreatif prioritas,” ujar Awang, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, tujuh subsektor yang menjadi prioritas awal meliputi kriya, kuliner, seni pertunjukan, fesyen, film dan animasi, fotografi, serta musik. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi komunitas untuk mengembangkan karya, membangun kolaborasi, dan memperluas peluang usaha.

Awang menegaskan, Gedung Kekraf harus mampu menghadirkan aktivitas nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda serta pelaku usaha kreatif di Kukar.

“Kita ingin tempat ini benar-benar menjadi pusat kegiatan bagi para pelaku kreatif, bukan sekadar gedung kosong,” tegasnya.

Dispar Kukar berharap percepatan pemenuhan fasilitas dapat mendukung pengoperasian gedung sehingga pengembangan ekonomi kreatif di daerah memiliki ruang yang lebih memadai.

Sementara itu, Lurah Timbau, Muhammad Furkan, berharap Gedung Kekraf segera difungsikan untuk menampung berbagai kegiatan ekonomi kreatif sekaligus menjadi ruang pertunjukan kesenian.

Menurutnya, aktivitas seni dan kreativitas yang digelar secara berkelanjutan berpotensi menambah daya tarik kawasan Tenggarong serta mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah.

“Kami yakin jika difungsikan, bangunan tersebut akan menjadi daya tarik wisatawan, baik dari daerah maupun luar daerah,” ujar Furkan.

Ia berharap keberadaan gedung tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas seni dan pelaku kreatif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan percepatan penyelesaian dan pemanfaatan Gedung Kekraf, Dispar Kukar berharap pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan dengan promosi pariwisata, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi karya dan potensi lokal untuk dikenal masyarakat. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top