
Plt. Kepala Dispar Kukar Awang Agus Dharmawan.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mengupayakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata dengan mengoptimalkan penerimaan retribusi di objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan pendapatan dari sektor tersebut berkaitan erat dengan jumlah kunjungan wisatawan. Semakin banyak pengunjung yang datang, semakin besar pula potensi penerimaan dari retribusi masuk dan parkir.
“Retribusi dan parkir ini berbanding lurus dengan jumlah kunjungan. Kalau pengunjung meningkat dan kendaraan yang datang semakin banyak, potensi pendapatannya juga meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerimaan retribusi dari objek wisata yang dikelola Dispar Kukar selanjutnya disetorkan kepada pemerintah daerah sebagai bagian dari PAD. Sementara itu, sejumlah destinasi wisata yang dikelola secara mandiri oleh kelompok masyarakat maupun pihak swasta memiliki mekanisme pengelolaan pendapatan tersendiri.
Menurut Agus, Dispar Kukar sebelumnya telah menyampaikan target PAD kepada pemerintah daerah. Bahkan, pihaknya mengusulkan kenaikan target untuk periode berikutnya sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah.
Berdasarkan keterangan Agus, target PAD yang menjadi acuan pada 2025 sebesar Rp1,1 miliar. Adapun hingga memasuki Oktober, capaian penerimaan disebut telah mencapai sekitar Rp1,1 miliar.
Capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan Dispar Kukar untuk mengusulkan peningkatan target PAD pada periode selanjutnya. Meski demikian, peningkatan pendapatan perlu diimbangi dengan upaya memperbesar daya tarik destinasi agar jumlah kunjungan wisatawan terus bertumbuh.
Agus menegaskan, peningkatan PAD tidak bisa dilepaskan dari pengembangan objek wisata dan kualitas pelayanan kepada pengunjung. Karena itu, diperlukan dukungan berbagai pihak agar destinasi wisata di Kukar semakin diminati.
Ke depan, Dispar Kukar berharap kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga memberikan dampak terhadap penerimaan daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
"Dengan optimalisasi pengelolaan objek wisata dan peningkatan kunjungan, sektor pariwisata diharapkan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap PAD Kukar," pungkasnya. (Adv/Dri)