
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar Zikri Umulda.(Foto: Andri/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Persiapan Festival Pesta Laut Samboja terus dimatangkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama panitia lokal, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat setempat.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, 15-18 Oktober 2026, tersebut akan dipusatkan di kawasan Pasar Kuala, RT 14, Samboja Kuala. Festival ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian tradisi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis masyarakat.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat akhir untuk memastikan kesiapan teknis pelaksanaan bersama kecamatan dan panitia lokal.
"Besok kami akan rapat akhir untuk pelaksanaannya, ada asistensi dari kecamatan dan panitia-panitia lokal. Kami akan menentukan skema pertanggungjawabannya," ujar Zikri.
Menurutnya, sejumlah penampil dan konsep hiburan dalam festival telah dipersiapkan. Namun, informasi resmi terkait talenta maupun kejutan acara masih menunggu pengumuman melalui kanal resmi penyelenggara.
Zikri menyebut, peluang menghadirkan artis atau penampil dari luar daerah juga tetap terbuka. Kehadiran artis dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap sebuah kegiatan.
"Skema mendatangkan artis itu selalu ada karena merupakan magnet untuk membesarkan suatu acara. Kemungkinan itu juga ada dalam kegiatan ini," katanya.
Di sisi lain, Zikri menegaskan seluruh rangkaian kegiatan telah melalui proses kurasi dan pembahasan sesuai mekanisme pemerintah daerah. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan tetap dapat dilaksanakan di tengah kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi keterbatasan.
"Memang kita sedang defisit, tetapi kegiatan yang terlaksana ini sudah lolos kurasi sehingga bisa dilaksanakan. Kalau memang mendapat lampu merah, tentu tidak akan kami laksanakan," jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan juga mendapat pemantauan dari pihak kejaksaan. Karena itu, Dispar Kukar bersama panitia berkomitmen melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan secara hati-hati, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Pesta Laut Samboja, Muhammad Saleh, mengatakan persiapan terus dilakukan bersama masyarakat dan pemerintah kelurahan. Panitia dibentuk untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai agenda yang telah disusun.
Festival nantinya diperkuat dengan pertunjukan tari kolosal yang mengangkat sejarah dan kearifan lokal Pesta Laut. Selain itu, masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni, hiburan rakyat, serta keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual adat Pesta Laut pada 15 Oktober 2026. Salah satu prosesi penting yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat pesisir adalah pelarungan.
Selanjutnya, pembukaan festival dan berbagai pertunjukan seni masyarakat akan berlangsung pada 16 Oktober. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut hingga agenda penutupan pada 18 Oktober 2026.
Melalui Festival Pesta Laut Samboja, Dispar Kukar mendorong agar kekayaan tradisi masyarakat pesisir tidak hanya menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata dan ruang tumbuh bagi pelaku ekonomi kreatif serta UMKM lokal. (Adv/Dri)