• Senin, 26 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, Muslik, Jumat (2/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)‎
‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, memastikan dukungan terhadap masyarakat sektor perikanan tetap berjalan meskipun daerah tengah menghadapi efisiensi.
‎
‎Program yang dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat menjadi perhatian pemerintah untuk tetap dipertahankan hingga akhir 2026.
‎
‎Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar menjaga agar keterbatasan anggaran tidak menghentikan program yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan.
‎
‎Pemkab Kukar masih menjalankan berbagai bentuk bantuan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Bantuan tersebut di antaranya berupa bibit, pakan, perahu hingga mesin ketinting yang digunakan untuk menunjang kegiatan perikanan.
‎
‎Kepala DKP Kukar, Muslik mengatakan, arah kebijakan tersebut mengikuti arahan Bupati Kukar yang meminta agar program pemerintah lebih mengutamakan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
‎
‎"Kita lebih memprioritaskan kepada yang berkaitan dengan masyarakat. Program-program kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat kami kurangi atau bahkan kami hilangkan," ujar Muslik kepada KutaiRaya.com, Jumat (2/10/2026).
‎
‎Menurutnya, pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap program dan kegiatan dengan mempertimbangkan kondisi fiskal yang dihadapi saat ini.
‎
‎Namun, penyesuaian tersebut tidak serta-merta menghilangkan bantuan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
‎
‎Bagi Pemkab Kukar, keberlanjutan bantuan di sektor perikanan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonomi dari sektor tersebut.
‎
‎Ia menyebutkan, sejumlah bantuan kepada masyarakat perikanan masih dalam proses penyaluran dan ditargetkan tetap berjalan hingga di penghujung 2026.

Bantuan diberikan berdasarkan hasil pendataan, serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
‎
‎"Dukungan terhadap masyarakat itu tetap berlangsung. Jadi bantuan bibit, bantuan pakan, bantuan perahu, mesin ketinting itu juga masih terus," ucapnya.
‎
‎Ia menjelaskan, DKP Kukar belum dapat menyampaikan jumlah keseluruhan bantuan yang telah disalurkan karena proses pendataan dan distribusi masih berlangsung.
‎
‎Pemerintah melalui DKP masih memastikan penerima bantuan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
‎
‎"Sejauh ini belum selesai dan saya belum memiliki data yang akurat. Tetapi penyalurannya masih berlangsung berdasarkan pendataan," tuturnya. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top