
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Sopan Sopian, Kamis (22/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pembinaan cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) didorong agar dilakukan secara merata hingga ke berbagai kecamatan, sehingga potensi atlet tidak hanya berkembang di wilayah tertentu.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Sopan Sopian mengatakan, pemerataan pembinaan membutuhkan sinergi antara klub olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar.
Menurutnya, komunikasi antara klub dan organisasi olahraga perlu diperkuat agar kebutuhan masing-masing cabor dapat diketahui dan menjadi bagian dari perhatian pemerintah.
"Memang cabor ini harus ada sinergisitas. Bagaimana cabor juga berkomunikasi dengan Dispora, kemudian KONI, agar klub-klub ini bisa terakomodir," ujar Sopan pada KutaiRaya.com, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, setiap kecamatan di Kukar memiliki potensi olahraga yang perlu mendapatkan ruang pembinaan.
Sehingga dukungan pemerintah diharapkan tidak hanya terpusat pada klub atau atlet yang berada di wilayah tertentu.
Ia mencontohkan, di wilayah pelosok seperti Pasir, juga terdapat klub olahraga yang membutuhkan perhatian dan dukungan dalam menjalankan pembinaan atlet.
"Misalnya di PASI Kukar, kami juga memiliki klub-klub. Nanti dalam kerja kita, itu yang akan kita akomodir. Apa sih kebutuhannya di klub ini? Nah, ini menjadi perhatian khusus," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan klub di berbagai wilayah menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pembinaan olahraga dari tingkat bawah.
Klub dapat menjadi tempat bagi atlet muda untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan sebelum masuk ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Ia berharap pemerintah melalui Dispora dapat mengambil peran lebih besar dalam memastikan kebutuhan pembinaan setiap cabor dapat difasilitasi.
Dukungan tersebut tidak semestinya hanya bergantung kepada pengurus atau ketua klub.
"Siapa yang mau jadi ketua, itu yang mempunyai perhatian khusus. Tapi kita berharap ke depannya tidak harus kepada ketua. Bagaimana ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah melalui Dispora agar semua cabor bisa difasilitasi dan diakomodir segala kebutuhannya," katanya.
Ia menegaskan, pemerataan pembinaan penting agar potensi atlet dari seluruh wilayah Kukar memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Dengan pembinaan yang lebih terarah dan dukungan yang merata, dia berharap semakin banyak atlet dari berbagai kecamatan yang mampu berprestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Ia juga mendorong klub dan pengurus cabor aktif menyampaikan kebutuhan serta program pembinaan kepada Dispora dan KONI.
Dengan komunikasi yang baik, pemerintah dapat lebih mudah memetakan kebutuhan setiap cabor, sekaligus menentukan bentuk dukungan yang diperlukan.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pembinaan olahraga di Kukar tidak hanya berorientasi pada prestasi jangka pendek, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet muda secara berkelanjutan dari berbagai daerah. (Adv/Zar)