
Foto bersama setelah bimtek konten kreator.(Foto: Yudi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) membekali 30 peserta dengan keterampilan membuat dan mengelola konten digital melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Content Creator. Pelatihan tersebut diarahkan agar memperkuat promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Benua Etam.
Bimtek berlangsung selama dua hari, 28-29 September 2026, di Temindung Creative Hub, Samarinda. Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga melakukan praktik pengambilan foto dan video konten di Atrium Mal Lembuswana Samarinda.
Sebanyak 30 peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari komunitas ekonomi kreatif serta masyarakat umum yang memiliki minat dan potensi di bidang konten kreatif, promosi, hingga pemasaran produk pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Dahlia mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kreatif, agar mampu membuat dan mengelola konten digital secara kreatif dan menarik untuk mendukung promosi pariwisata maupun produk ekonomi kreatif di Kalimantan Timur,” ujarnya, Selasa (29/9/26).
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka ruang yang semakin luas bagi masyarakat agar memperkenalkan destinasi wisata maupun produk ekonomi kreatif. Karena itu, kemampuan membuat konten perlu dibarengi dengan pemahaman mengenai strategi promosi dan pemanfaatan berbagai platform digital.
“Konten digital bukan hanya soal membuat foto atau video yang menarik. Peserta juga kami dorong agar mampu memanfaatkannya untuk memperluas jangkauan pemasaran, mengembangkan usaha, sekaligus membuka peluang mendapatkan penghasilan,” katanya.
Pada bimtek tersebut, peserta mendapat sejumlah materi, mulai dari tren dan strategi konten digital, perencanaan konten, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan perangkat digital agar mendukung proses kreatif.
Materi lainnya mencakup teknik produksi dan penyuntingan konten, affiliate marketing, membangun kolaborasi dengan brand, serta cara mengembangkan konten menjadi peluang ekonomi.
“Harapannya, setelah mengikuti bimtek ini peserta tidak berhenti hanya pada pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh bisa langsung diterapkan untuk mempromosikan potensi wisata, produk ekonomi kreatif maupun usaha yang mereka jalankan,” ungkapnya.
Pelaksanaan bimtek menggabungkan metode teori dan praktik melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta supervisi langsung dalam proses pembuatan konten.
Dua narasumber, Ahmad Rianto dan Putri Wijayanti, dihadirkan agar memberikan pembekalan sekaligus mendampingi peserta dalam mengembangkan kemampuan produksi konten.
Melalui kegiatan tersebut, Dispar Kaltim berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif yang mampu memanfaatkan kanal digital sebagai media promosi. Langkah itu sekaligus diharapkan memperluas jangkauan informasi mengenai destinasi wisata dan produk ekonomi kreatif Kalimantan Timur kepada masyarakat yang lebih luas. (*Yud)