• Rabu, 30 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



‎‎Pelayanan kesehatan oleh Klinik Pratama Lasusda di Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Samarinda. Selasa (29/09/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)
‎

‎SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda menggelar kegiatan Posyandu Lansia bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (29/9/2026).
‎
‎Kegiatan ini diikuti sebanyak 12 WBP lanjut usia.

Posyandu Lansia menjadi bagian dari upaya Lapas Narkotika Samarinda dalam melakukan pemantauan kesehatan secara berkala, sekaligus menjaga kebugaran para WBP lansia selama menjalani masa pembinaan.
‎
‎Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Puang Dirham mengatakan, pelayanan kesehatan menjadi salah satu perhatian dalam pembinaan WBP, termasuk bagi mereka yang telah memasuki usia lanjut.
‎
‎“Pemantauan kesehatan bagi WBP lansia perlu dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Pemeriksaan berkala ini untuk mengetahui kondisi kesehatan WBP. Nanti tergantung hasil temuannya bagaimana untuk kesehatan WBP,” ujar Puang Dirham.
‎
‎Rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan tersebut ditangani langsung oleh dokter Klinik Pratama Lasusda, dr. Rehjorena Ivana GM.

Selanjutnya, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan fisik untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.
‎
‎Pemeriksaan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga bagian dari pemantauan kesehatan WBP lansia secara berkelanjutan di lingkungan Lapas Narkotika Samarinda.
‎
‎Menurut Puang, kegiatan Posyandu Lansia juga tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan.

Aktivitas fisik turut diberikan untuk membantu menjaga kebugaran WBP sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing peserta.
‎
‎“Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga memberikan kegiatan yang mendukung kebugaran, seperti senam lansia. Semua disesuaikan dengan kondisi fisik peserta,” katanya.
‎
‎Para WBP lansia kemudian mengikuti senam lansia sebagai bagian dari aktivitas fisik.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu menjaga kebugaran, sekaligus mendorong para peserta tetap aktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan Lapas.
‎
‎Setelah rangkaian pemeriksaan dan senam, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan kepada peserta.

Pemberian makanan tambahan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan WBP lansia selama mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan.
‎
‎Puang menegaskan pelayanan kesehatan bagi WBP, terutama kelompok lanjut usia, akan terus didukung melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin dan terarah.
‎
‎“Kami akan terus mendukung semua pelayanan kesehatan bagi WBP, khususnya bagi kelompok lansia, baik melalui pemeriksaan kesehatan atau kegiatan yang menunjang kebugaran mereka,” tuturnya.
‎
‎Selama kegiatan berlangsung, pelaksanaan Posyandu Lansia turut mendapatkan pengawasan dari Regu Pengamanan Lapas Narkotika Samarinda.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. (Abi)



Pasang Iklan
Top