• Minggu, 20 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza, Jumat (18/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) turut mendukung pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 dengan melibatkan 10 UMKM binaan untuk berjualan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Festival Erau Adat Kutai 2026 berlangsung pada 20-27 September 2026. Selama Erau berlangsung, Pemerintah telah menyediakan wadah pada masyarakat untuk bisa mengeksplore berbagai kuliner, kuliner tersebut dapat ditemukan di Expo halaman Parkir Stadion Rondong Demang dan di depan Kedaton Kesultanan Ing Martadipura.

Di sisi lain, 10 UMKM tersebut menempati tenda yang disiapkan di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong.

Kehadiran pelaku UMKM ini diharapkan dapat ikut meramaikan kegiatan Erau sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan pasar lebih luas.

Kepala Diskop UKM Kukar, Muhammad Reza, mengatakan keterlibatan UMKM tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mendukung rangkaian kegiatan Erau Adat Kutai 2026.

Sebelumnya, Diskop UKM Kukar mendapat permintaan untuk menyiapkan sejumlah UMKM yang akan ikut serta dalam kegiatan Expo UMKM selama Erau berlangsung.

"Tapi begini, kita kan berkolaborasi, terutama terkait dengan Expo UMKM. Kita diminta menyiapkan sekian UMKM untuk ikut serta dalam setiap kegiatan UMKM di kegiatan Erau," katanya pada KutaiRaya.com, Jumat (18/9/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemilihan terhadap UMKM binaan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan Expo. Pemilihan tersebut juga mempertimbangkan kesiapan pelaku usaha untuk mengikuti kegiatan selama beberapa hari.

Untuk kegiatan yang berada di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Diskop UKM Kukar menyiapkan sekitar 10 UMKM binaan.

"Di depan Kedaton itu ada 10 tenda untuk UMKM. Karena UMKM ini kan hampir setiap OPD yang terkait dengan UMKM itu terlibat, salah satunya juga Dinas Koperasi dan UMKM, untuk kulinernya macam-macam, dimulai dari jajanan tradisional hingga modern," tuturnya.

Ia menuturkan, 10 pelaku usaha yang dilibatkan merupakan UMKM yang telah masuk dalam binaan Diskop UKM Kukar, khususnya pelaku usaha yang berada dalam lingkup pembinaan bidangnya.

Keterlibatan UMKM dalam kegiatan Erau juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha lokal. Selain meramaikan kegiatan Erau, keberadaan UMKM di sekitar lokasi memberikan kesempatan kepada masyarakat dan pengunjung untuk membeli berbagai produk yang ditawarkan.

Ia menegaskan, Diskop UKM Kukar akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Erau, khususnya dalam hal keterlibatan UMKM. Pihaknya berupaya memastikan pelaku usaha yang dipilih benar-benar siap mengikuti kegiatan hingga rangkaian Erau selesai.

"Targetnya kita tetap mensupport kegiatan Erau, terutama pada bidang kita sama-sama dengan UMKM. Kita sudah support UMKM yang terlibat dalam kegiatan Erau," ungkapnya.

Dalam menentukan peserta, Diskop UKM Kukar tidak sekadar memilih UMKM secara acak. Pelaku usaha yang dilibatkan dipilih berdasarkan aktivitas usaha dan kesiapan mereka untuk mengikuti kegiatan selama beberapa hari.

"Jadi kita pilih-pilih memang UMKM yang aktif, yang siap untuk sekian hari mengikuti kegiatan Erau," pungkasnya. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top